Deretan Pesawat Tanpa Awak Penghancur Musuh Buatan Rusia

Selasa, 15 Maret 2022 - 15:06 WIB
loading...
Deretan Pesawat Tanpa...
Drone Orlan-10 buatan Rusia. Foto/airforce technology
A A A
MOSKOW - Baru-baru ini beredar kabar bahwa pesawat milik Rusia jatuh di kawasan darat Rumania. Pesawat tersebut ditemukan oleh petani lokal yang sedang di daerah Bistira-Nasaud, Rumania Utara, lebih 100 kilometer dari perbatasan selatan Ukraina.

Dari foto-foto yang beredar, teridentifikasi bahwa pesawat tersebut termasuk kategori drone atau kapal tanpa awak milik Rusia berjenis Orlan-10.

Pesawat tanpa awak adalah kendaraan udara yang tidak menggunakan pilot. Biasa disebut sebagai Unmaned Aerial Vechile (UAV), pesawat ini dikendalikan lewat gelombang udara dan biasa digunakan sebagai observasi jarak jauh dalam kegiatan militer.

Berikut ini adalah beberapa pesawat tanpa awak buatan Rusia, dilansir dari berbagai sumber.

1. Orlan-10

Orlan-10 adalah pesawat tanpa awak jarak menengah multiguna. Dikembangkan perusahaan Rusia Pusat Teknologi Khusus LLC, UAV ini beroperasi dengan Kementerian Pertahanan Federasi Rusia.

Deretan Pesawat Tanpa Awak Penghancur Musuh Buatan Rusia


Dilansir dari Airfoce Technology, Orlan bisa terbang hingga ketinggian 5 km, dan kecepatan maksium sampai 150 km/jam.

Orlan-10 digunakan dalam berbagai misi pengintaian udara, observasi, pencarian, penyelamatan, jamming, dan pelacakan target di medan yang sulit terjangkau.

Orlan-10 banyak digunakan dalam kegiatan militer Rusia, salah satunya operasi militer di Chutkotka dan Armada Laut Hitam.

Orlan-10 terdiri dari sistem peluncuran dan pemulihan, segmen kontrol darat, dan muatan yang bisa ditukar.

Mesin perang ini memiliki desain mokular dengan konfigurasi sayap tinggi. Rentang sayapnya sepanjang 3,1 meter dan badan pesawat aerodinamisnya sepanjang 2 meter.

Drone ini diluncurkan menggunakan ketapel yang dapat dilipat dan dipasang dengan sistem pendaratan parasut.

Selain bisa terbang dalam segala kondisi cuaca, Orlan-10 dapat menahan kecepatan angin 10 m/s dan beroperasi pada suhu minus 30° C hingga 40° C. Bahan bakarnya adalah mesin pembakar internal.

Orlan-10 juga mampu membawa kamera pencitraan termal, kamera video, dan pemancar radio yang distabilkan gyro dan dipasang di bawah badan pesawat.

Selain itu, Orlan-10 dilengkapi dengan kemampuan perperangan elektronik dengan sensor yang bisa membedakan antara sarana transmisi informasi teman dan musuh.

2. Tupolev Tu-141

UAV ini digunakan selama akhir 1970-an hingga 1980-an. Tupolev Tu-141 menjadi pesawat tanpa awak era Soviet dalam pelayanan dengan Tentara Merah Soviet dengan Pakta Warsawa dan sekutu Timur Tengah.

Deretan Pesawat Tanpa Awak Penghancur Musuh Buatan Rusia


Pesawat ini dirancang untuk melakukan misi pengintaian jarak menengah sejauh beberapa ratus kilometer. Muatan yang biasa dibawanya berupa kamera film, pencitra EO, dan radar pencitraan.

Dilansir dari Military-History, Tupolev memiliki panjang 14,3 meter, rentang sayap 3,88 meter, tinggi 2,44 meter, dan beratnya 6,215 kilogram.

Kecepatan maksimum yang bisa ditempuhnya sekitar 1.100 km/jam, jangkauan terbang 1.000 km, dan kecepatan jelajahnya 1.000 km/jam.

Tupolev ini merupakan versi lain dari saudaranya, Tupolev Tu-123 yang memiliki sayap delta di belakang seperti panah, canard di bagian depan, dan mesin turbojet KR-17A di atas ekor.

Tupolev diluncurkan dari pendorong propelan padat dan mendarat dengan sistem parasut.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved