40.000 Warga Suriah Dilaporkan Mendaftar untuk Berperang di Ukraina

Selasa, 15 Maret 2022 - 14:59 WIB
loading...
A A A
Pekan lalu, Departemen Pertahanan (Dephan) Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa Rusia merekrut tentara bayaran Suriah untuk bergabung dalam pertempuran di Ukraina.

“Kami merasa perlu dicatat bahwa (Presiden Rusia Vladimir Putin) percaya bahwa dia perlu mengandalkan pejuang asing untuk melengkapi komitmen kekuatan tempur yang sangat signifikan di Ukraina seperti sekarang ini,” kata juru bicara Dephan AS, menambahkan bahwa Rusia "frustrasi oleh perlawanan keras Ukraina," dan mencatat bahwa Rusia belum membuat banyak kemajuan dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Rekrut Relawan dari Timur Tengah, Putin Tawarkan Gaji Menggiurkan

“Pasukan tambahan ini akan ditempatkan untuk menanggapi lingkungan keamanan saat ini sehubungan dengan agresi baru Rusia terhadap Ukraina dan untuk memperkuat kemampuan pencegahan dan pertahanan NATO, khususnya sayap timur, dan kami akan menyesuaikan postur saat kondisi berkembang," kata pejabat itu.

Pada 2015, menurut Britannica, otoritas Presiden Suriah Bashar al-Assad menghadapi tantangan dari pengunjuk rasa pro-demokrasi yang menuntut diakhirinya praktik otoriter. Assad dilaporkan menggunakan kekerasan untuk menekan aksi demonstrasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Kontroversi Wilton Sampaio:...
Kontroversi Wilton Sampaio: Wasit Brasil yang Keluarkan 3 Kartu Merah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved