Rusia Tembak Mati Jurnalis AS di Ukraina, Ini Reaksi Washington

Senin, 14 Maret 2022 - 07:39 WIB
loading...
Rusia Tembak Mati Jurnalis...
Brent Renaud, jurnalis Amerika Serikat yang bekerja untuk New York Times, ditembak mati saat meliput perang di Ukraina. Pasukan Rusia dilaporkan sebagai pihak yang menyerang. Foto/Facebook Andrei Nebytov
A A A
KIEV - Pasukan Rusia dilaporkan telah menembak mati jurnalis Amerika Serikat (AS) yang meliput perang di dekat Kiev, Ukraina . Washington marah dengan menyatakan Moskow akan menerima konsekuensinya.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan kepada CBS News pada hari Minggu bahwa AS akan berkonsultasi dengan pemerintah Ukraina untuk menentukan bagaimana koresponden perang Amerika, Brent Renaud, terbunuh di Irpin, dekat Kiev.

Sumber Ukraina menyalahkan pasukan Rusia, tetapi rincian insiden itu masih belum jelas.

"Saya akan berkonsultasi dengan rekan-rekan saya, kami akan berkonsultasi dengan Ukraina untuk menentukan bagaimana ini terjadi dan kemudian mengukur dan melaksanakan konsekuensi yang sesuai sebagai akibatnya," kata Sullivan kepada CBS News, yang dilansir Senin (14/3/2022).

Baca juga: Rusia Dituduh Jatuhkan Bom Fosfor Putih yang Menyeramkan di Ukraina

“Ini adalah bagian tak terpisahkan dari apa yang telah menjadi agresi berani di pihak Rusia di mana mereka telah menargetkan warga sipil dan mereka telah menargetkan jurnalis,” katanya.

Masih belum jelas tanggapan seperti apa yang sedang dipertimbangkan AS.

Presiden Joe Biden tetap bersikeras bahwa AS tidak akan melibatkan diri dalam perang di Ukraina, dan Sullivan menggemakan sentimen tersebut pada hari Minggu.

"Tetapi, jika Rusia menyerang, menembak, menembaki wilayah NATO, aliansi NATO akan menanggapi itu," ujar Sullivan.

Berita kematian Renaud pertama kali dilaporkan oleh kepala Polisi Wilayah Kiev Andrei Nebytov, yang membagikan gambar kartu pers New York Times milik Renaud dan mayat berlumuran darah–yang diduga sebagai jasad jurnalis tersebut.

Nebytov menuduh pasukan Rusia yang membunuh wartawan itu.

New York Times mengeluarkan pernyataan tak lama kemudian yang mengatakan bahwa Renaud tidak sedang bertugas di Ukraina, dan terakhir bekerja untuk surat kabar itu pada tahun 2015.

Rekan Renaud, seorang fotografer Kolombia-Amerika yang disebut oleh The Guardian sebagai Juan Arredondo, terluka, dan mengatakan kepada wartawan lain di rumah sakit bahwa mereka ditembak setelah mereka didorong melewati pos pemeriksaan karena merekam para pengungsi yang meninggalkan Irpin.

Dia tidak mengatakan siapa yang menembak, atau apakah dirinya dan Renaud dikemudikan dengan kendaraan militer atau sipil.

Beberapa wartawan Barat berada di dekatnya pada saat penembakan itu terjadi.

Federasi Jurnalis Internasional menyalahkan Rusia atas kematian Renaud, mengeklaim bahwa dia meninggal setelah diserang Rusia.

Sementara itu Komite Perlindungan Jurnalis meminta para pembunuh Renaud dibawa ke pengadilan, tetapi mengakui bahwa mereka tidak dapat segera mengonfirmasi sumber tembakan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Berita Terkini
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved