Rusia Dituduh Jatuhkan Bom Fosfor Putih yang Menyeramkan di Ukraina
Senin, 14 Maret 2022 - 07:20 WIB
loading...
A
A
A
Bom fosfor disebut Willie Pete selama Perang Dunia I dan Perang Dunia II tetapi nama "yang tidak bersalah" itu menyembunyikan kenyataan yang jauh lebih menyeramkan.
Ini adalah senjata perang yang disukai oleh mereka yang bertujuan untuk menimbulkan penderitaan paling besar pada target.
Ciri khasnya adalah ledakan keras dan gumpalan asap putih cerah, tetapi efeknya paling terasa ketika aliran putih panjang yang membawa bahan kimia mulai jatuh dari langit.
Fosfor putih—juga digunakan dalam racun tikus—sangat ditakuti karena dapat terbengkalai di tanah, pada pakaian dan bahkan pada kulit manusia. Ketika bahan kimia terkena udara, itu segera menyala.
"Pemboman kota sipil oleh penyerang Rusia dengan senjata ini adalah kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, menurut konvensi Roma," kata Biloshytsky.
Sebelumnya, Rusia yang menuduh pasukan Ukraina menjatuhkan bom fosfor putih di di kota Slavyansk, wilayah yang dikendalikan kelompok separatis pro-Moskow.
Garda Nasional Ukraina, bagian dari pasukan sukarelawan yang sangat terlibat dalam kampanye militer wilayah timur, menolak tuduhan penggunaan bom pembakar sebagai hal yang tidak masuk akal.
Ini adalah senjata perang yang disukai oleh mereka yang bertujuan untuk menimbulkan penderitaan paling besar pada target.
Ciri khasnya adalah ledakan keras dan gumpalan asap putih cerah, tetapi efeknya paling terasa ketika aliran putih panjang yang membawa bahan kimia mulai jatuh dari langit.
Fosfor putih—juga digunakan dalam racun tikus—sangat ditakuti karena dapat terbengkalai di tanah, pada pakaian dan bahkan pada kulit manusia. Ketika bahan kimia terkena udara, itu segera menyala.
"Pemboman kota sipil oleh penyerang Rusia dengan senjata ini adalah kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, menurut konvensi Roma," kata Biloshytsky.
Sebelumnya, Rusia yang menuduh pasukan Ukraina menjatuhkan bom fosfor putih di di kota Slavyansk, wilayah yang dikendalikan kelompok separatis pro-Moskow.
Garda Nasional Ukraina, bagian dari pasukan sukarelawan yang sangat terlibat dalam kampanye militer wilayah timur, menolak tuduhan penggunaan bom pembakar sebagai hal yang tidak masuk akal.
Lihat Juga :