Terus Digempur Rusia, AS Beri Bantuan Senjata Rp2,8 Triliun ke Ukraina

Minggu, 13 Maret 2022 - 13:51 WIB
loading...
Terus Digempur Rusia,...
AS akan beri bantan senjata senilai Rp2,8 triliun kepada Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengatakan akan mengirimkan tambahan senjata ringan, anti-tank, dan anti-pesawat senilai USD200 juta atau sekitar Rp2,8 triliun ke Ukraina , sementara para pejabatKiev meminta lebih banyak peralatan untuk mempertahankan diri dari serangan berat oleh pasukan Rusia .

Gedung Putih mengatakan Presiden AS Joe Biden mengesahkan bantuan keamanan tambahan. Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan keputusan ini membuka jalan bagi pengiriman "segera" peralatan militer baru ke Ukraina.

Keputusan Biden membuat total bantuan keamanan AS yang diberikan ke Ukraina menjadi USD1,2 miliar sejak Januari 2021, dan menjadi USD3,2 miliar sejak 2014, ketika Rusia mencaplok wilayah Crimea di Ukraina, menurut pejabat senior pemerintah.



Dalam sebuah memorandum kepada Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Biden mengarahkan bahwa hingga USD200 juta yang dialokasikan melalui Undang-Undang Bantuan Luar Negeri dialokasikan untuk pertahanan Ukraina.

Dana tersebut dapat digunakan untuk senjata dan barang-barang lainnya dari stok Departemen Pertahanan, serta pendidikan dan pelatihan militer untuk membantu Ukraina melawan invasi Rusia, yang sekarang memasuki minggu ketiga.

“Ini akan memberikan bantuan militer segera ke Ukraina, termasuk anti-kendaraan lapis baja, sistem anti-pesawat, dan senjata ringan untuk mendukung para pembela garis depan Ukraina,” kata salah satu pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim seperti dilansir dari VOA, Minggu (13/3/2022).

Baca juga: Rusia Dendam pada Inggris karena Pasok Senjata ke Ukraina

Pentagon menolak berkomentar, merujuk pertanyaan ke Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri.

Ukraina telah meminta lebih banyak senjata anti-tank Javelin dan rudal Stinger untuk menembak jatuh pesawat.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, pada hari Sabtu menggarisbawahi kebutuhan Ukraina untuk pasokan militer tambahan dalam sebuah wawancara dengan lembaga nirlaba Inisiatif Demokrasi Pembaruan.

Baca juga: AS Khawatir Sistem Rudal untuk Ukraina Jatuh ke Tangan yang Salah

Amerika Serikat telah menarik dari stok senjatanya guna memasok Ukraina berulang kali, dimulai pada musim gugur 2021 dan kemudian lagi pada bulan Desember dan Februari.

Gelombang terakhir senjata yang disediakan oleh Amerika Serikat pada bulan Februari termasuk anti-kendaraan lapis baja, senjata kecil, pelindung tubuh dan berbagai amunisi, menurut Pentagon, serta sistem anti-pesawat.

Pada Kamis malam, Kongres AS juga menyetujui bantuan darurat sebesar USD13,6 miliar untuk Ukraina sebagai bagian dari tindakan USD1,5 triliun untuk mendanai pemerintah AS hingga September.

Baca juga: Rusia Ancam Serang Konvoi Pasokan Senjata Barat ke Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved