Putin: Kami Akan Selesaikan Semua Masalah dengan Tenang

Jum'at, 11 Maret 2022 - 03:06 WIB
loading...
Putin: Kami Akan Selesaikan...
Putin: Kami Akan Selesaikan Semua Masalah dengan Tenang. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Kamis (10/3/2022), bahwa sanksi Barat tidak sah dan Rusia akan dengan tenang menyelesaikan masalah yang timbul dari sanksi tersebut.

Berbicara pada pertemuan pemerintah, Putin juga mengatakan Moskow - produsen energi utama yang memasok sepertiga gas Eropa - akan terus memenuhi kewajiban kontraknya.

Baca: Begini Cara Putin Lindungi Diri dari Pembunuh dan Kudeta di Rusia

Dengan tenang, pemimpin Kremlin mengakui bahwa sanksi yang diberlakukan sejak awal, yang disebut Rusia sebagai operasi militer khusus di Ukraina sedang dirasakan.

“Jelas bahwa pada saat-saat seperti itu permintaan masyarakat terhadap kelompok barang tertentu selalu meningkat, tetapi kami tidak ragu bahwa kami akan menyelesaikan semua masalah ini sambil bekerja dengan tenang,” kata Putin, seperti dikutip dari Reuters.

"Secara bertahap, orang akan menyesuaikan diri, mereka akan mengerti bahwa tidak ada peristiwa yang tidak bisa kita tutup dan selesaikan."

Baca: Putin: Tugas di Ukraina Hanya Diselesaikan Militer Profesional

Dia juga mengatakan bahwa Rusia pada akhirnya akan muncul lebih kuat dan lebih mandiri, setelah mengatasi kesulitan yang disebabkan oleh apa yang disebutnya sanksi tidak sah Barat.

Putin juga mengatakan, tidak ada alternatif untuk "operasi militer khusus" di Ukraina dan bahwa Rusia bukanlah negara yang dapat menerima kompromi kedaulatannya untuk semacam keuntungan ekonomi jangka pendek.

"Sanksi ini akan dijatuhkan dalam hal apa pun," kata Putin dalam pertemuan itu. "Ada beberapa pertanyaan, masalah dan kesulitan tetapi di masa lalu kami telah mengatasinya dan kami akan mengatasinya," lanjutnya.

Baca: Putin kepada Macron: Rusia Akan Capai Tujuannya via Negosiasi atau Perang

Berbicara pada pertemuan yang sama, Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov mengatakan, Rusia telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi arus keluar modal dan bahwa negara itu akan membayar utang luar negerinya dalam rubel.

"Selama dua minggu terakhir, negara-negara Barat pada dasarnya mengobarkan perang ekonomi dan keuangan melawan Rusia," katanya.

Dia mengatakan, Barat telah gagal memenuhi kewajibannya kepada Rusia dengan membekukan cadangan emas dan mata uang asingnya. “Itu mencoba menghentikan perdagangan luar negeri. Dalam kondisi seperti ini, prioritas kami adalah menstabilkan situasi di sistem keuangan," kata Siluanov.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved