Lowongan Kerja Tentara Bayaran di Ukraina Dibuka, Gajinya Rp29 Juta Per Hari

Kamis, 10 Maret 2022 - 07:38 WIB
loading...
A A A
Kebanyakan dari mereka yang dicari adalah mantan tentara dengan kemampuan untuk berperang dan membunuh.

Bahkan ketika sukarelawan Barat bergabung dalam perjuangan di Ukraina, di mana mereka dapat mengharapkan untuk dibayar sama dengan rekan-rekan Ukraina mereka, uang ditawarkan oleh kepentingan swasta untuk layanan keamanan seperti yang diiklankan di Silent Professionals.



Platform perekrutan tidak akan mengatakan untuk siapa iklan itu diiklankan, tetapi menurut Pelton, kontraktor disewa dengan gaji antara USD30.000 dan USD6 juta untuk membantu memindahkan orang dari Ukraina.

“Angka yang lebih tinggi adalah untuk seluruh kelompok keluarga yang ingin pergi dengan aset mereka,” papar Pelton.

“Harga evakuasi tergantung pada kerumitan pekerjaan,” ujar Tony Schiena, CEO Mosaic, firma penasihat keamanan dan intelijen yang bermarkas di AS yang sudah beroperasi di Ukraina.

"Ketika ada lebih banyak orang, risikonya meningkat. Anak-anak dan keluarga lebih sulit. Itu semua tergantung pada metode yang kita gunakan untuk menyampaikannya," papar dia.

“Misi Mosaic sebagian besar didorong oleh intelijen, bukan bersenjata,” ungkap Schiena, mantan agen intelijen Afrika Selatan yang perusahaannya mencakup beberapa mantan pejabat tinggi intelijen AS di dewannya.

“Mereka bekerja dengan klien swasta, perusahaan dan PIP yakni orang-orang yang terkait politik, untuk membantu mengevakuasi mereka dari Ukraina,” ujar Schiena kepada BBC.

Dia mengklaim "satu agen intelijen dari negara yang cukup besar" yang ingin mengeluarkan warganya, termasuk di antara kliennya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Berita Terkini
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved