Rusia: Biolab AS di Ukraina Kembangkan Komponen Senjata Biologis

Kamis, 10 Maret 2022 - 06:23 WIB
loading...
Rusia: Biolab AS di...
Rusia sebut biolab AS di Ukraina kembangkan komponen senjata biologis. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
MOSKOW - Militer Rusia pada Minggu dan Senin lalu mengungkapkan Badan Pengurangan Ancaman Pertahanan Pentagon telah terlibat dalam pengoperasian lebih dari 30 laboratorium biologi di seluruh Ukraina , dan laboratorium ini telah terlibat dalam penyimpanan dan penelitian sejumlah dari zat mematikan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan biolab Ukraina di dekat perbatasan Rusia terlibat dalam pengembangan komponen untuk senjata biologis .

"Dalam beberapa hari terakhir, ketakutan lama yang telah kami nyatakan berulang kali selama bertahun-tahun mengenai pengembangan bahan biologis militer oleh Amerika Serikat di wilayah Ukraina di bawah naungan layanan khusus AS yang relevan telah dikonfirmasi," kata Zakharova dalam pengarahan persnya pada Rabu.



"Hal ini telah dikonfirmasi tidak hanya berdasarkan bahan dan data yang diperoleh secara operasional di wilayah Ukraina, tidak hanya berdasarkan pernyataan lembaga terkait di Ukraina, tetapi secara langsung di Washington saat pidato Wakil Menteri Luar Negeri AS Victoria Nuland," sambung Zakharova seperti dilansir dari Sputnik, Kamis (10/3/2022).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia itu mengatakan pertanyaan apakah komponen senjata biologis yang diteliti di fasilitas ini telah dihancurkan atau tidak masih harus dijawab, tetapi menunjuk pada dokumen yang diterima dari karyawan biolab yang menunjukkan bahwa perintah telah diberikan pada 24 Februari untuk melikuidasi patogen berbahaya.

Zakharova menekankan bahwa sekarang tidak ada keraguan tentang sifat militer dari penelitian yang terjadi di fasilitas ini, menunjuk pada pengungkapan militer Rusia tentang pendanaan laboratorium Departemen Pertahanan AS, operasi di bawah lingkup Pentagon dan kehadiran spesialis AS yang menginstruksikan pihak Ukraina dalam melakukan penelitian terkait.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved