Rusia Bongkar Rencana Ukraina Rebut Paksa Donbass, Instruktur AS Diduga Terlibat

Rabu, 09 Maret 2022 - 17:49 WIB
loading...
Rusia Bongkar Rencana...
Rusia meliris dokumen yang disita dari otoritas Ukraina yang menunjukkan rencana Kiev merebut Donbass secara paksa. Foto/sputnik/telegram
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia merilis dokumen publik yang mengkonfirmasi persiapan oleh otoritas Ukraina untuk menggelar operasi ofensif di Donbass pada Maret.

Kemhan Rusia mengungkap dokumen itu pada Rabu (9/3/2022) untuk menegaskan bahwa operasi militer Moskow ke Ukraina punya alasan yang sangat kuat.



Ketika operasi khusus Rusia untuk demiliterisasi dan de-Nazifikasi Ukraina berlanjut, Kementerian Pertahanan pada Selasa menyatakan angkatan bersenjata Rusia telah menghancurkan 2.581 sasaran militer di Ukraina sejak peluncuran operasi pada 24 Februari.

Baca juga: AS Kirim 2 Sistem Rudal Patriot ke Polandia, Ini Alasannya

“Selama operasi militer khusus, dokumen rahasia komando Garda Nasional Ukraina menjadi milik militer Rusia. Dokumen-dokumen ini mengkonfirmasi persiapan rahasia oleh rezim Kiev untuk operasi ofensif di Donbass yang dijadwalkan pada Maret 2022," ungkap perwakilan resmi Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, dilansir Sputnik.

Baca juga: Tangkal Dampak Sanksi Barat, Rusia Kurangi Penggunaan Dolar AS

Kementerian Pertahanan Rusia mengingat dengan baik pernyataan yang dibuat rezim Kiev, yang diedarkan pada Februari oleh media Barat, tentang dugaan tidak adanya rencana perebutan paksa bersenjata terhadap Republik Rakyat Lugansk dan Donetsk (LPR, DPR).

Baca juga: AS Tolak Tawaran Polandia Berikan Jet Tempur Buatan Rusia ke Ukraina

Saat itu Ukraina berdalih hanya menginginkan cara politik dan diplomatik untuk mengatasi konflik di Donbass.

Meski demikian, fakta sebaliknya justru diungkap Mayor Jenderal Igor Konashenkov.

"Namun, dokumen asli dari dokumen militer rahasia Garda Nasional Ukraina dengan jelas membuktikan kepalsuan pernyataan itu," tegas Konashenkov.



Juru bicara tersebut menyebutkan Kementerian Pertahanan Rusia memiliki bukti dokumen perintah Komandan Garda Nasional Ukraina, Kolonel Jenderal Mykola Balan, tertanggal 22 Januari 2022, yang menjelaskan secara rinci rencana mempersiapkan serangan di Donbass.

Langkah-langkah membangun kemampuan militer Ukraina di daerah Donbass dilakukan atas perintah Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina mulai 19 Januari, ungkap dokumen yang diperoleh media.

“Arahan tersebut di atas dikeluarkan untuk melaksanakan langkah-langkah yang ditentukan oleh perintah Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina No. 39/304/78 tanggal 19 Januari 2022 dalam rangka meningkatkan kemampuan pengelompokan pasukan gabungan di wilayah wilayah Donetsk dan Lugansk," papar dia.

“Ini juga dapat dilihat sebagai memberikan perhatian yang signifikan pada masalah pemilihan personel, evaluasi semua yang terlibat oleh psikolog dan memastikan motivasi tinggi mereka," ungkap Mayor Jenderal Igor Konashenkov.

“Dokumen tersebut juga berisi instruksi untuk semua kegiatan yang bertujuan mencapai koordinasi tempur nasionalis yang harus diselesaikan pada 28 Februari, untuk memastikan pemenuhan misi tempur sebagai bagian dari Operasi Pasukan Gabungan Ukraina di Donbass," papar Konashenkov.

Menurut dia, operasi militer khusus Rusia, yang diluncurkan pada 24 Februari 2022, dengan demikian telah mendahului dan menggagalkan serangan skala besar oleh kelompok-kelompok pasukan Ukraina di Republik Rakyat Lugansk dan Donetsk.

Dia menambahkan, unit militer Ukraina yang direncanakan akan digunakan dalam serangan Donbass telah dilatih oleh instruktur Amerika Serikat (AS) dan Inggris di Lvov sejak 2016.



Pada Februari, Rusia secara resmi mengakui Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk (DPR dan LPR) serta melancarkan operasi militer khusus di Ukraina setelah otoritas DPR dan LPR meminta bantuan mempertahankan diri dari serangan lanjutan oleh pasukan Ukraina.

Pemerintah Rusia menyatakan tujuan operasi adalah menetralisir kapasitas militer Ukraina dan de-Nazify.

DPR dan LPR didirikan pada musim semi 2014 sebagai tanggapan atas kudeta di Kiev, yang menyaksikan penggulingan pemerintah negara itu dan penggantiannya oleh kekuatan ultranasionalis dan pro-Barat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Berita Terkini
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved