Ukraina Klaim Lebih dari 12.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang
Rabu, 09 Maret 2022 - 00:22 WIB
loading...
A
A
A
Perang Rusia di Ukraina telah menarik kecaman internasional, menyebabkan sanksi keuangan terhadap Moskow, dan mendorong eksodus perusahaan global dari Rusia. Barat juga telah memberlakukan pembatasan ekspor yang menyasar pada teknologi utama yang sekarang dilarang dikirim ke Rusia.
Rusia memulai operasi militer di Ukraina yang bertujuan demiliterisasi negara itu pada 24 Februari. Misi tersebut, yang dilakukan dalam koordinasi dengan sekutu Rusia, Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Lugansk, dimulai setelah berminggu-minggu meningkatnya serangan penembakan, penembak jitu dan sabotase oleh pasukan Ukraina terhadap milisi dan warga permukiman Donbass.
Baca juga: Kecewa Berat pada NATO, Presiden Ukraina Cari Kompromi Soal Krimea dan Donbass
Rusia dan Ukraina mengadakan pembicaraan damai putaran ketiga pada Senin di wilayah Brest, Belarusia barat.
Negosiator Ukraina memberikan jaminan kepada rekan-rekan mereka dari Rusia bahwa koridor kemanusiaan yang diumumkan oleh militer Rusia pada Senin akan mulai beroperasi seperti biasa.
Rusia memulai operasi militer di Ukraina yang bertujuan demiliterisasi negara itu pada 24 Februari. Misi tersebut, yang dilakukan dalam koordinasi dengan sekutu Rusia, Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Lugansk, dimulai setelah berminggu-minggu meningkatnya serangan penembakan, penembak jitu dan sabotase oleh pasukan Ukraina terhadap milisi dan warga permukiman Donbass.
Baca juga: Kecewa Berat pada NATO, Presiden Ukraina Cari Kompromi Soal Krimea dan Donbass
Rusia dan Ukraina mengadakan pembicaraan damai putaran ketiga pada Senin di wilayah Brest, Belarusia barat.
Negosiator Ukraina memberikan jaminan kepada rekan-rekan mereka dari Rusia bahwa koridor kemanusiaan yang diumumkan oleh militer Rusia pada Senin akan mulai beroperasi seperti biasa.
Lihat Juga :