Invasi Hari Ke-12: Rusia Bombardir Kota-kota Ukraina dari Udara, Darat dan Laut

Senin, 07 Maret 2022 - 13:30 WIB
loading...
A A A
"Tidak akan ada tempat yang tenang di bumi ini kecuali kuburan," ujarnya.

Dia juga mengecam apa yang dia sebut sebagai "keheningan" dari pemerintah Barat yang gagal berbicara tentang invasi Rusia, yang sekarang telah memasuki hari ke-12.

Ratusan warga sipil telah tewas dan ribuan terluka, dengan arus orang-orang yang tak berkesudahan-kebanyakan wanita dan anak-anak -mengalir ke negara-negara tetangga seperti Polandia, Rumania atau Moldova untuk berlindung.

Secara keseluruhan, lebih dari 1,5 juta orang telah meninggalkan negara itu, dalam apa yang disebut PBB sebagai krisis pengungsi yang tumbuh paling cepat di Eropa sejak Perang Dunia II.

Tetapi beberapa telah menemukan diri mereka terjebak, termasuk di kota selatan Mariupol, di mana upaya kedua untuk mengizinkan warga sipil melarikan diri dari beberapa kekerasan terburuk konflik gagal pada hari Minggu.

Baik Rusia maupun Ukraina saling menuduh melanggar perjanjian gencatan senjata. Komite Internasional Palang Merah memperingatkan "adegan yang menghancurkan penderitaan manusia" di kota strategis di Laut Azov.

Organisasi itu mengatakan upaya untuk mengeluarkan sekitar 200.000 orang dari kota itu tidak mungkin dilakukan tanpa perjanjian yang terperinci dan berfungsi antara kedua belah pihak.

Satu keluarga yang berhasil meninggalkan kota menggambarkan kondisi yang mengerikan setelah mereka tiba di Dnipro, Ukraina tengah.

"Kami tinggal di ruang bawah tanah selama tujuh hari tanpa pemanas, listrik atau internet dan kehabisan makanan dan air," kata satu orang dari keluarga tersebut yang menolak disebutkan namanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Akhirnya, Ukraina Sepakati...
Akhirnya, Ukraina Sepakati Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved