Serangan Rusia di Ukraina Berlanjut, Tak Satu Pun Warga Sipil Bisa Dievakuasi
Minggu, 06 Maret 2022 - 00:19 WIB
loading...
Tentara Rusia memeriksa kendaraan militer dalam operasi di Ukraina. Foto/tass
A
A
A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengumumkan pada Sabtu (5/3/2022) bahwa operasi ofensif di Ukraina akan dilanjutkan mulai pukul 18:00 waktu Moskow.
Rusia menyatakan, “Karena keengganan pihak Ukraina untuk mempengaruhi kaum nasionalis atau memperpanjang gencatan senjata.”
“Tidak ada satu pun warga sipil yang dapat meninggalkan Mariupol dan Volnovakha di sepanjang koridor kemanusiaan. Batalyon nasionalis memanfaatkan gencatan senjata untuk memperkuat posisi mereka,” papar pernyataan Rusia terkait kegagalan mengevakuasi warga sipil, dilansir RT.com.
Baca juga: Negosiator Kiev-Moskow Tewas Ditembak, Diduga Dihabisi Agen Keamanan Ukraina
Atas permintaan pihak Ukraina, gencatan senjata diadakan di daerah sekitar kota Mariupol dan Volnovakha, dengan penghentian total permusuhan yang diberlakukan untuk memastikan evakuasi penduduk sipil.
Baca juga: Putin Beri Wejangan Penting pada Negara-negara Tetangga Rusia
“Tidak ada satu pun warga sipil yang bisa keluar di sepanjang koridor kemanusiaan yang ditentukan. Populasi kota-kota ini dipegang nasionalis Ukraina sebagai 'perisai manusia',” papar Kementerian Pertahanan Rusia.
Rusia menyatakan, “Karena keengganan pihak Ukraina untuk mempengaruhi kaum nasionalis atau memperpanjang gencatan senjata.”
“Tidak ada satu pun warga sipil yang dapat meninggalkan Mariupol dan Volnovakha di sepanjang koridor kemanusiaan. Batalyon nasionalis memanfaatkan gencatan senjata untuk memperkuat posisi mereka,” papar pernyataan Rusia terkait kegagalan mengevakuasi warga sipil, dilansir RT.com.
Baca juga: Negosiator Kiev-Moskow Tewas Ditembak, Diduga Dihabisi Agen Keamanan Ukraina
Atas permintaan pihak Ukraina, gencatan senjata diadakan di daerah sekitar kota Mariupol dan Volnovakha, dengan penghentian total permusuhan yang diberlakukan untuk memastikan evakuasi penduduk sipil.
Baca juga: Putin Beri Wejangan Penting pada Negara-negara Tetangga Rusia
“Tidak ada satu pun warga sipil yang bisa keluar di sepanjang koridor kemanusiaan yang ditentukan. Populasi kota-kota ini dipegang nasionalis Ukraina sebagai 'perisai manusia',” papar Kementerian Pertahanan Rusia.
Lihat Juga :