Ukraina Tuntut Rusia Sediakan Koridor Kemanusiaan di Kota yang Terkepung

Jum'at, 04 Maret 2022 - 00:11 WIB
loading...
Ukraina Tuntut Rusia...
Ukraina Tuntut Rusia Sediakan Koridor Kemanusiaan di Kota yang Terkepung. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Ukraina menuntut Rusia menyediakan koridor kemanusiaan untuk memungkinkan pasokan yang sangat dibutuhkan ke kota-kota yang dilanda perang, Kamis (3/3/2022). Tuntuan ini muncul saat invasi Moskow ke Ukraina memasuki pekan kedua.

Kiev bersikeras bahwa koridor untuk pasokan medis dan bantuan lainnya adalah kondisi minimum yang diharapkan, ketika para perunding tiba untuk pembicaraan tahan kedua di lokasi yang dirahasiakan di perbatasan Belarus-Polandia.

Baca: Mariupol Dikepung Pasukan Rusia, Warga: Kami Ketakutan

Setelah jatuhnya kota besar pertama Ukraina ke pasukan Rusia, pihak yang bertikai bertemu untuk pembicaraan lebih lanjut, setelah pertemuan sebelumnya gagal menyepakati gencatan senjata. Ukraina mengatakan tidak akan menerima "ultimatum" Rusia.

Invasi Rusia, yang kini memasuki hari kedelapan, telah mengusir satu juta warga Ukraina dari rumah mereka dan mengubah Rusia menjadi paria global di dunia keuangan, diplomasi, dan olahraga.

PBB telah membuka penyelidikan atas dugaan kejahatan perang, ketika militer Rusia membombardir kota-kota di Ukraina dengan peluru dan rudal, memaksa warga sipil untuk meringkuk di ruang bawah tanah.

Baca: Inggris Sebut Pasukan Rusia Hanya Beberapa Kilometer Menuju Kiev

"Kami akan memulihkan setiap rumah, setiap jalan, setiap kota dan kami mengatakan kepada Rusia: Pelajari kata 'perbaikan'," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam sebuah pernyataan video, seperti dikutip dari AFP.

"Anda akan mengganti kami untuk semua yang Anda lakukan terhadap negara kami, terhadap setiap Ukraina, secara penuh," lanjutnya.

Pihak berwenang militer Ukraina mengatakan, daerah pemukiman dan daerah lain di timur kota Kharkiv telah "dihantam sepanjang malam" oleh penembakan membabi buta, yang sedang diselidiki oleh jaksa PBB sebagai kemungkinan kejahatan perang.

Baca: Seminggu Invasi Rusia, 1 Juta Pengungsi Tinggalkan Ukraina

Sementara barisan militer panjang tampak terhenti di utara Kiev. Pasukan Rusia merebut Kherson, sebuah kota Laut Hitam berpenduduk 290.000 orang, setelah pengepungan tiga hari yang membuat kota itu kekurangan makanan dan obat-obatan.

Pasukan Rusia juga telah maju ke tempat lain di front selatan dan mengepung kota pelabuhan Mariupol di timur Kherson, yang tanpa air atau listrik di tengah musim dingin.

PBB mengatakan perang telah membuat lebih dari satu juta orang kehilangan tempat tinggal. "Lindungi warga sipil, demi Tuhan, di Ukraina. Biarkan kami melakukan pekerjaan kami," kata Koordinator Bantuan Darurat PBB, Martin Griffiths di Jenewa.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved