Redam Ketegangan, Pentagon Tunda Tes Peluncuran Rudal Nuklir Minuteman III

Kamis, 03 Maret 2022 - 06:52 WIB
loading...
Redam Ketegangan, Pentagon...
Rudal balistik antarbenua (ICBM) LGM-30G Minuteman III diluncurkan dalam uji coba di AS, 2 Agustus 2017. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Peluncuran uji terjadwal dari rudal balistik nuklir Minuteman III telah ditunda. Pentagon mengumumkan penundanaan itu pada Rabu (2/3/2022).

Rudal balistik antarbenua (ICBM) LGM-30G Minuteman III yang menua menjadi tulang punggung triad nuklir Amerika Serikat (AS) yang berbasis di darat.

Diperkenalkan pada 1970, rudal itu diharapkan bertahan hingga 2050. Namun, para pemimpin di Komando Strategis AS meragukan target itu.

Baca juga: Bencana Nuklir Bisa Terjadi, Warga Ukraina Blokade Jalan ke PLTN Terbesar di Eropa

"Akhir pekan lalu, Putin mengarahkan peringatan khusus pasukan nuklir Rusia. Kami melihat ini sebagai berbahaya dan tidak bertanggung jawab,” ungkap juru bicara Pentagon John Kirby, dilansir Sputnik pada Kamis (3/3/2022).

Baca juga: 498 Prajurit Rusia Tewas dan 2.870 Tentara Ukraina Gugur dalam Perang

Dia menambahkan, “Retorika provokatif seperti itu tidak dapat diterima. AS belum mengambil langkah serupa. Dalam upaya untuk menunjukkan bahwa kami tidak berniat untuk terlibat dalam tindakan, itu bisa disalahpahami, peluncuran uji Minutemen III kami akan ditunda mulai akhir pekan ini."

Baca juga: Peringatan Keras Rusia: Perang Dunia Ketiga Pakai Nuklir dan Jadi Bencana

Peluncuran dijadwalkan untuk akhir pekan mendatang, tetapi tidak akan dilakukan karena ketegangan tinggi dengan Rusia, di mana kekuatan nuklir telah ditempatkan dalam siaga tinggi.

Pentagon melakukan beberapa uji peluncuran senjata jarak jauh setiap tahun, menembakkannya dari silo di daratan Amerika Serikat menuju tempat pengujian di Atol Kwajalein, di Pasifik Selatan.



Rudal biasanya dipersenjatai dengan hulu ledak termonuklir tunggal masing-masing, tetapi uji peluncuran dilakukan tanpa hulu ledak nuklir.

Minuteman III telah beroperasi sejak 1970 dan saat ini merupakan satu-satunya rudal balistik AS berbasis darat.

Penangkal Strategis Berbasis Darat diharapkan mulai menggantikannya pada 2030, tetapi skema penghematan biaya baru-baru ini telah berusaha mempertahankan Minuteman dalam layanan hingga tahun 2050.

Namun, Laksamana Charles Richard, kepala Komando Strategis AS, mengatakan tahun lalu bahwa tujuan seperti itu praktis tidak dapat dicapai karena rudal sudah sangat tua.

Kirby mengatakan keputusan menunda peluncuran tidak mempengaruhi postur atau pencegahan nuklir AS. Dia menambahkan itu "'itu tidak terkait dengan tindakan atau kelambanan tertentu" oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Namun dia mengatakan AS ingin melihat Moskow membalas pada postur nuklir.

Pada Minggu, Putin memerintahkan pasukan nuklir Rusia dalam status siaga tinggi, menyusul komentar Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss bahwa jika operasi militer Rusia di Ukraina tidak dihentikan, itu akan menyebabkan konflik dengan NATO.

Sebagai tanggapan, AS dan NATO sama-sama mengindikasikan bahwa mereka tidak melihat alasan untuk meningkatkan status siaga nuklir mereka sendiri.



Tiga sekutu NATO yakni AS, Inggris dan Prancis memiliki senjata nuklir, dan beberapa anggota NATO Eropa memiliki perjanjian khusus dengan Washington untuk dipersenjatai dengan bom nuklir Amerika jika terjadi konflik.

Operasi khusus Rusia di Ukraina dimulai pada 24 Februari dan bertujuan "menetralisir" negara itu di tengah kekhawatiran Kiev dapat berfungsi sebagai platform dari mana NATO dapat menyerang Rusia.

Operasi itu juga bertujuan melenyapkan pasukan neo-Nazi yang bertanggung jawab mendorong perang selama delapan tahun melawan etnis Rusia di wilayah Donbass.

Bulan lalu, Putin memperluas pengakuan diplomatik ke dua republik yang memisahkan diri dari Kiev pada 2014.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Perang Lagi! AS Gempur...
Perang Lagi! AS Gempur 80 Target Iran, Dibalas Serangan 85 Lokasi Pangkalan Militer Timur Tengah
Rekomendasi
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Tingkatkan Efektivitas...
Tingkatkan Efektivitas Layanan, Halodoc Andalkan AI untuk Dukung Dokter dan Pasien
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Berita Terkini
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved