Pasukan Rusia Tingkatkan Serangan ke Wilayah Sipil Ukraina
Rabu, 02 Maret 2022 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Kremlin Mengaku Tak Punya Data Soal Korban di Pihak Rusia
“Orang-orang berada di bawah reruntuhan. Kami telah mengeluarkan mayat,” kata Yevhen Vasylenko, seorang pejabat darurat.
Pihak berwenang Ukraina mengatakan, lima orang tewas dalam serangan di menara TV, yang berjarak beberapa mil dari pusat Kiev dan berjalan kaki singkat dari berbagai gedung apartemen. Sebuah ruang kontrol TV dan gardu listrik dihantam, dan setidaknya beberapa saluran Ukraina berhenti sebentar, kata para pejabat.
Kantor Zelenskyy juga melaporkan serangan rudal di situs peringatan Holocaust Babi Yar, dekat menara. Seorang juru bicara untuk tugu peringatan itu mengatakan, sebuah pemakaman Yahudi di lokasi itu, di mana penjajah Nazi membunuh lebih dari 33.000 orang Yahudi selama dua hari pada tahun 1941, rusak.
Di Kharkiv, dengan populasi sekitar 1,5 juta, setidaknya enam orang tewas ketika gedung administrasi era Soviet di Freedom Square dihantam dengan apa yang diyakini sebagai rudal.
Baca: 100 Diplomat Tinggalkan Ruang Sidang saat Menlu Rusia Bicara di Forum HAM PBB
“Orang-orang berada di bawah reruntuhan. Kami telah mengeluarkan mayat,” kata Yevhen Vasylenko, seorang pejabat darurat.
Pihak berwenang Ukraina mengatakan, lima orang tewas dalam serangan di menara TV, yang berjarak beberapa mil dari pusat Kiev dan berjalan kaki singkat dari berbagai gedung apartemen. Sebuah ruang kontrol TV dan gardu listrik dihantam, dan setidaknya beberapa saluran Ukraina berhenti sebentar, kata para pejabat.
Kantor Zelenskyy juga melaporkan serangan rudal di situs peringatan Holocaust Babi Yar, dekat menara. Seorang juru bicara untuk tugu peringatan itu mengatakan, sebuah pemakaman Yahudi di lokasi itu, di mana penjajah Nazi membunuh lebih dari 33.000 orang Yahudi selama dua hari pada tahun 1941, rusak.
Di Kharkiv, dengan populasi sekitar 1,5 juta, setidaknya enam orang tewas ketika gedung administrasi era Soviet di Freedom Square dihantam dengan apa yang diyakini sebagai rudal.
Baca: 100 Diplomat Tinggalkan Ruang Sidang saat Menlu Rusia Bicara di Forum HAM PBB
Lihat Juga :