Perang yang Melibatkan Arab Saudi dan 2 Negara Terkait Konflik

Selasa, 01 Maret 2022 - 14:01 WIB
loading...
A A A
Presiden Yaman pun disandera Houthi, sebelum akhirnya berhasil melarikan diri ke Aden.

Presiden Yaman lantas meminta bantuan kepada negara-negara Arab untuk turut memproteksi Yaman.

Arab Saudi pun menjadi pemimpin koalisi militer 8 negara Arab untuk membantu Yaman. Saudi mantap melakukan intervensi militer setelah mendapat dukungan dari Inggris dan Amerika Serikat.

Sementara itu, negara Arab lain yang bergabung adalah Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Sudan, dan Maroko.

Pada 25 Maret 2015, Saudi melancarkan serangan militer secara masif ke Yaman guna memberantas Houthi. Pada serangan itu, Saudi menurunkan 150 ribu tentara dan 100 pesawat tempur.

Jika di belakang kubu Mansour Hadi ada Arab Saudi, maka pemberontak Houthi disokong oleh Iran.

Yaman dianggap penting bagi Iran sebagai ladang perluasan pengaruh ideologis dan politiknya. Bagi Saudi sendiri, perang Yaman ini menjadi ajang untuk menguasai Selat Bab el-Mandeb yang merupakan jalur pelayaran minyak dan penghubung Laut Mediterania dengan Samudra Hindia yang sangat strategis.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved