Cegah Gelombang Kedua, China Isolasi 11 Kampung di Distrik Fengtai

Senin, 15 Juni 2020 - 12:02 WIB
loading...
A A A
Ratusan polisi militer telah memasuki pasar yang sekarang dikarantina. Jaringan transportasi dan sekolah terdekat telah ditutup. Kini muncul kekhawatiran akan gelombang kedua virus di ibu kota China, karena virus itu telah menginfeksi 7,66 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan lebih dari 420.000 warga.

Padahal, wabah virus corona di China dikendalikan melalui beberapa langkah pembatasan paling ketat di dunia setelah penyakit itu dideteksi di Kota Wuhan. Data Universitas John Hopkins menyebutkan lebih dari 4.600 orang di China telah kehilangan nyawa akibat virus korona; sementara di seluruh dunia 426.000 orang meninggal.

BBC melaporkan bahwa pihak berwenang di China tidak yakin bagaimana pasar grosir besar Xinfadi––yang memasok 80% sayuran dan daging di Kota Beijing. Dalam beberapa bulan terakhir, strategi pemerintah Cina adalah mengisolasi seluruh kota tempat kemunculan klaster virus korona. Langkah ini tampaknya berhasil tapi mengarantina seluruh Beijing, pada saat ketika tampaknya virus telah dikendalikan, bukan hal yang ingin mereka lakukan dengan tergesa-gesa. (Lihat Videonya: Wisata Ragunan Akan Dibuka, Petugas Rutin Semprotkan Desinfektan)

Penutupan Pasar Xinfadi tepat pada pukul 15.00 pada Sabtu lalu, setelah dua orang bekerja di pusat penelitian daging yang dinyatakan positif mengidap Covid-19 berkunjung ke pasar tersebut. Tapi tidak jelas, bagaimana dua pria tersebut terinfeksi. Kemudian, juru bicara pemerintah Kota Beijing juga menyatakan enam orang yang dinyatakan menderita Covid-19 juga telah berkunjung ke Pasar Xinfadi pada Jumat lalu. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved