George Soros Samakan Konflik Ukraina dengan Pengepungan Kota Nazi oleh Soviet
Senin, 28 Februari 2022 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
Militer Ukraina dilaporkan secara luas, termasuk oleh media barat, memasukkan "sukarelawan" sayap kanan seperti Batalyon Azov, yang terlihat memakai tanda kebesaran Nazi dalam beberapa kesempatan.
Facebook pekan lalu membatalkan larangan 2019 untuk memuji pasukan paramiliter sayap kanan yang sekarang bergabung dengan Garda Nasional Ukraina.
Raksasa media sosial, bagaimanapun, mengatakan batalyon Nazi itu masih akan dilarang memposting atau merekrut anggota di Facebook.
Sementara Kremlin menuduh Kiev melakukan genosida terhadap penduduk Donbass, Kiev membantah klaim itu, bersikeras Rusia menggunakannya sebagai dalih palsu untuk melancarkan serangan militer. Dalam bandingnya ke Mahkamah Internasional pada Minggu, Ukraina menuduh Rusia "merencanakan tindakan genosida" terhadap Ukraina. Ukraina gagal memberikan bukti nyata dari dugaan kejahatan perang.
Facebook pekan lalu membatalkan larangan 2019 untuk memuji pasukan paramiliter sayap kanan yang sekarang bergabung dengan Garda Nasional Ukraina.
Raksasa media sosial, bagaimanapun, mengatakan batalyon Nazi itu masih akan dilarang memposting atau merekrut anggota di Facebook.
Sementara Kremlin menuduh Kiev melakukan genosida terhadap penduduk Donbass, Kiev membantah klaim itu, bersikeras Rusia menggunakannya sebagai dalih palsu untuk melancarkan serangan militer. Dalam bandingnya ke Mahkamah Internasional pada Minggu, Ukraina menuduh Rusia "merencanakan tindakan genosida" terhadap Ukraina. Ukraina gagal memberikan bukti nyata dari dugaan kejahatan perang.
(sya)
Lihat Juga :