Gempur Ukraina, Ini Deretan Persenjataan Canggih yang Digunakan Rusia

Jum'at, 25 Februari 2022 - 05:54 WIB
loading...
Gempur Ukraina, Ini...
Sejumlah persenjataan canggih digunakan Rusia saat menggempur Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Selama lebih dari 20 tahun sebagai pemimpin, menurut beberapa pakar militer, Presiden Vladimir Putin telah membuat militer Rusia menjadi kekuatan besar yang dilengkapi dengan teknologi paling modern dan canggih yang tersedia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia telah memperkenalkan sejumlah persenjataan canggih yang ada dalam gudang senjatanya antara lain rudal hipersonik , tank siluman dengan visibilitas rendah di radar dan turret tak berawak, sebuah drone bawah air bertenaga nuklir, dan senjata laser.

Pada Kamis pagi, Putin memulai serangan ke Ukraina dengan serangan rudal di dekat ibu kota Kiev, dan laporan menunjukkan artileri jarak jauh telah ditembakkan ke Kharkiv. Invasi telah menyebar ke seluruh Ukraina tengah dan timur.



Ukraina telah dihantam dengan beberapa persenjataan baru Putin pada tahap awal serangan, dan negara itu mungkin akan melihat lebih banyak lagi peralatan canggih Rusia dalam beberapa hari mendatang.

"Ini akan menjadi tes untuk beberapa senjata itu," ujar Sean Spoonts, pemimpin redaksi SOFREP.com, kepada Newsweek.

Menurut Laporan Operasi Khusus di SOFREP.com, sejauh ini, invasi Rusia tampaknya sebagian besar merupakan operasi udara. Namun, Spoonts mengatakan jika Rusia menguasai bandara, maka mereka akan mulai mendaratkan pesawat angkut yang penuh dengan pasukan.

Spoonts mengatakan kepada Newsweek bahwa tim di SOFREP percaya sebuah foto yang diposting online mengidentifikasi ekor pesawat angkut Antonov AN2-26 yang ditembak jatuh di dekat Kiev. Pesawat angkut Rusia ini mampu membawa 40 tentara selain lima awak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved