Tawanan Perang Pertama, Ukraina Tangkap Tentara Rusia

Kamis, 24 Februari 2022 - 22:35 WIB
loading...
Tawanan Perang Pertama,...
Dua tentara Rusia ditangkap oleh militer Ukraina. Foto/Twitter
A A A
KIEV - Dua tentara Rusia telah ditangkap oleh tentara Ukraina , menurut Tim Intelijen Konflik (CIT),kelompok penyelidik yang berbasis antara Rusia dan Ukraina.

CIT memposting gambar dua orang pada hari Kamis (24/2/2022) di halaman Twitter-nya dan menunjukkan senjata yang diduga dimiliki oleh tentara tersebut.

"Petugas Pers Angkatan Bersenjata Ukraina Anatoliy Shtefan telah menerbitkan foto-foto dari apa yang tampak seperti tentara Rusia yang ditangkap," bunyi keterangan itu menurut terjemahan dari Google seperti dikutip dari Newsweek.



Keterangan selanjutnya mengatakan bahwa para tahanan yang diduga berada dengan tank di wilayah Belgorod di Rusia pada hari-hari sebelum invasi dan, pada hari Kamis, mereka berada di pinggiran Kharkiv.



Tentara yang tidak disebutkan namanya dalam gambar itu tampaknya tidak mengalami cedera serius.

Gambar lain menunjukkan senjata yang tampaknya dimiliki para tahanan. Ini termasuk beberapa peluru amunisi, pisau, dan senjata.

Penelitian CIT telah dikutip secara luas dalam beberapa bulan terakhir, termasuk oleh para ahli dari nirlaba CNA, sebuah wadah pemikir yang memberi nasihat kepada militer Amerika Serikat (AS), menurut laporan ABC News.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleg Nicolenko, juga men-tweet gambar para tentara tersebut.

"Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina Valeriy Zaluzhny: 'Militer Ukraina telah menangkap tahanan, dua tentara Rusia UNIT 91701 dari resimen infanteri bermotor Yampol," tweet Nikolenko.

Baca juga: Perang Pecah, Rusia Serang Ukraina dengan Skala Penuh

Dia menindaklanjuti tweet ini dengan menyatakan Rusia menderita kerugian dalam invasi ini.

“Musuh menderita kerugian. Empat tank Rusia telah dibakar di jalan lingkar Kharkiv,” tweetnya.

"Pasukan Rusia menyerbu perbatasan di wilayah Zhytomyr. Peralatan militer musuh telah menyeberang di pos pemeriksaan Vilcha, militer (Ukraina) dan penjaga perbatasan menerima pertempuran. #RussiainvadedUkraine," sambungnya.

Kementerian Luar Negeri Ukraina juga mengeluarkan siaran pers pada hari Kamis, menyusul invasi pasukan Rusia.

Baca juga: Perang Pecah, Rusia Serang Fasilitas Militer Ukraina

"Atas permintaan Kepala Negara, Kementerian Luar Negeri Ukraina telah memulai prosedur untuk memutuskan hubungan diplomatik sesuai dengan norma-norma yang ditetapkan oleh hukum internasional," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

"Negara kami mengambil langkah ini sebagai tanggapan atas tindakan agresi militer oleh Federasi Rusia terhadap Ukraina," sambung pernyataan itu.

"(Menanggapi) invasi Angkatan Bersenjata Rusia untuk menghancurkan negara Ukraina dan penyitaan secara paksa wilayah Ukraina dengan maksud untuk membangun kontrol pendudukan," bunyi pernyataan itu.

Pernyataan ditutup dengan mengatakan negara akan terus membela hak-hak warga Ukraina di Rusia dan telah memulai evakuasi kedutaan Ukraina di Moskow.

Baca juga: Rusia Invasi Ukraina, Sirene Meraung-raung di Kiev
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved