Kritik Mohammed bin Salman, Joki Wanita Pertama Arab Saudi Diancam Dihabisi

Kamis, 24 Februari 2022 - 12:04 WIB
loading...
A A A
Joki wanita itu mengatakan Polisi Metropolitan London berusaha untuk melacak dari mana ancaman online berasal. Dia menambahkan bahwa pesan tersebut datang dari berbagai alamat IP karena pengirim masuk di Costa, McDonald's, dan tempat secara acak lainnya di Inggris.

Alhwaiti, yang memiliki lebih dari 80.000 pengikut Twitter, mengatakan: “Ini benar-benar mengecewakan. Mereka mengancam Anda. Mereka mencoba untuk membunuh kepribadian Anda. Mereka menyebarkan kebohongan tentang Anda.”

“Mereka meretas email saya dan menyebarkan foto pribadi pada tahun 2018. Saya hanya mengenakan celana pendek dan atasan rompi karena panas. Mereka berkata: ‘Dia bukan seorang Muslim'."

Alhwaiti mengatakan petugas polisi menerima laporan peretasan email-nya dan menawarkan dukungan.

“Mereka memberi saya alarm panik di rumah saya pada tahun 2018 dan itu tetap bersama saya selama delapan bulan,” kata Alhwaiti. "Saya memiliki saluran langsung jika saya ingin menelepon polisi."

Polisi Metropolitan London mengatakan mereka tidak dapat berkomentar."Karena kami tidak akan mengidentifikasi korban kejahatan atau apakah mereka telah diberi alarm panik," kata pihak kepolisian.

Alhwaiti mengatakan seseorang yang mengaku berasal dari rezim telah menghubunginya melalui Twitter untuk mengatakan bahwa Putra Mahkota MBS berencana untuk meracuninya.

Sementara ancaman melalui panggilan telepon berhenti setahun yang lalu, pelecehan dan ancaman pedas melalui media sosial terus berlanjut dan konstan.

"Orang-orang meminta untuk mengambil kewarganegaraan saya. Anda bangun di pagi hari dan hal pertama yang Anda baca adalah, 'Kami akan membunuh Anda'. Ini adalah harga yang harus Anda bayar hanya untuk mengucapkan kata-kata Anda. Saya akan dipenjara jika saya pergi ke Saudi," ujarnya.

Dia mengeklaim suku Al-Huwaitat-nya telah dipindahkan dari desa-desa yang menjadi rumah bagi lebih dari 25.000 orang untuk membersihkan ruang bagi Neom, sebuah kota baru yang akan dibangun di provinsi Tabuk di barat laut Arab Saudi.

Putra mahkota pertama kali mengungkapkan rencana untuk kota tersebut pada tahun 2017, dengan bagian pertama akan selesai pada tahun 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
5 Alasan Trump Ingin...
5 Alasan Trump Ingin Mewujudkan Tatanan Baru dengan Penerapan Perjanjian Abraham kepada Negara Muslim
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Anak-Anak Muda India...
Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"
Rekomendasi
Jadi Atensi Publik,...
Jadi Atensi Publik, Kejaksaan Siapkan 7 Jaksa Senior Kawal Sidang Richard Lee
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Bukan Sekadar Cantik,...
Bukan Sekadar Cantik, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Surabaya Tunjukkan Kualitas dan Bakat
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved