Polisi Tangkap Ratusan Demonstran Anti-Rasisme di Inggris

Minggu, 14 Juni 2020 - 20:53 WIB
loading...
Polisi Tangkap Ratusan...
Lebih dari 100 orang ditangkap selama aksi demonstrasi menentang rasisme di London, Inggris. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Lebih dari 100 orang ditangkap selama aksi demonstrasi menentang rasisme di London, Inggris. Aksi demonstrasi yang awalnya berjalan damai itu berubah menjadi rusuh dan menyebabkan enam petugas polisi cedera.

"Setidaknya 100 ditangkap karena pelanggaran, termasuk gangguan kekerasan, penyerangan petugas polisi, kepemilikan senjata ofensif, kepemilikan obat-obatan kelas A, mabuk dan tidak tertib dan melanggar perdamaian," kata Scotland Yard dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, layanan ambulans Inggris, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (14/6/2020), menuturkan bahwa enam petugas polisi dan setidaknya 13 warga terluka dalamam kerusuhann tersebut. "Enam orang dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Aksi demosntrasi, yang berlangsung semalam, tetap berjalan meskipun Walikota London, Sadiq Khan mendesak orang untuk membubarkan diri setelah batas waktu yang yang ditetapkan oleh Polisi Metropolitan di bawah Undang-Undang Ketertiban Umum, yakni pukul 17:00 telah berakhir.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengutuk kekerasan itu. Dia mengatakan para preman tidak memiliki tempat di jalan-jalan Inggris dan menegaskan siapa pun yang menyerang polisi akan menghadapi proses hukum.

"Demosntrasi ini telah ditumbangkan oleh kekerasan dan melanggar pedoman saat ini. Rasisme tidak memiliki bagian di Inggris dan kita harus bekerja bersama untuk mewujudkannya," ucap Johnson.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved