Artileri Berat Menghujani Ukraina Timur, Suasana Sangat Mencekam

Senin, 21 Februari 2022 - 19:08 WIB
loading...
Artileri Berat Menghujani...
Hujan artileri membuat suasana mencekam saat gelombang pengungsi meninggalkan wilayah Donbass menuju Rusia. Foto/REUTERS
A A A
DONBASS - Dua republik yang memerdekakan diri di wilayah Donbass, Ukraina timur, menuduh pasukan Kiev meningkatkan serangan terhadap posisi mereka pada Minggu malam (20/2/2022).

Wilayah yang dikendalikan Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Lugansk (LPR) menjadi sasaran tembakan artileri berat pada siang hari.



Sumber informasinya adalah pejabat setempat, dan RT.com tidak dapat secara independen menguatkan pernyataan mereka.

Baca juga: Pos Pemeriksaan Perbatasan Rusia Hancur Ditembak Proyektil dari Ukraina

Serangan gencar itu diduga meningkat pada malam hari, menurut video yang beredar online di media sosial.

Baca juga: Uni Eropa Akui Takut Tatanan Dunia Baru Dipimpin Rusia dan China

“Saat ini, situasinya semakin buruk dibandingkan beberapa hari terakhir. Kami mendeteksi sekitar 700 amunisi yang ditembakkan ke wilayah republik (pada Minggu),” ungkap juru bicara milisi DPR, Eduard Basurin, kepada media Rusia.

Baca juga: Remehkan Barat, Putin: Rusia Kebal terhadap Berbagai Sanksi

LPR melaporkan eskalasi serupa, mengklaim penembakan artileri telah terjadi di seluruh garis kontak dengan pasukan Ukraina.

"Situasi di jalur kontak telah meningkat secara signifikan selama beberapa jam terakhir," papar juru bicara milisi Lugansk, Ivan Filippenko.

Dia juga menuduh unit pasukan khusus Ukraina telah dikerahkan di jalur kontak.

Sejak Kamis, DPR dan LPR menuduh Kiev melakukan penembakan berat di jalur kontak yang ditetapkan oleh perjanjian gencatan senjata 2014-15.

Pejabat tinggi republik mengklaim situasinya tampak seperti pasukan Kiev sedang mempersiapkan serangan habis-habisan, dengan tembakan artileri mendahului serangan pasukan darat.

Kiev membantah menyembunyikan rencana merebut wilayah yang memisahkan diri dengan paksa itu. Ukraina menuduh pemberontak melanggar gencatan senjata itu sendiri.

Eskalasi yang sedang berlangsung mendorong DPR dan LPR memulai evakuasi massal warga sipil ke wilayah tetangga Rostov di Rusia.

Evakuasi, yang dimulai pada Jumat, telah melihat ribuan warga sipil melarikan diri dari pertempuran dengan Kementerian Darurat Rusia mendirikan tempat penampungan sementara untuk para pengungsi.

Pada Sabtu, kedua republik meluncurkan mobilisasi semua pria berbadan sehat untuk ikut berperang melawan pasukan Ukraina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Infografis
Timur Kapadze Jadi Kandidat...
Timur Kapadze Jadi Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved