Negara-negara dengan Mafia Terbanyak, Nomor 3 Ditakuti di Asia

Senin, 21 Februari 2022 - 16:54 WIB
loading...
Negara-negara dengan...
Anggota geng yakuza memiliki tato di sekujur tubuhnya. Foto/REUTERS
A A A
ROMA - Seperti yang tergambar dari tokoh Vincenzo Cassano dalam serial Korea Vincenzo, mafia identik dengan sekelompok orang yang melakukan tindakan kriminal dengan jas mewah dan pistol di tangan mereka.

Kejahatan mereka sangat rahasia, terorganisir, dan tersebar luar di berbagai negara. Mereka melakukan transaksi narkoba, pemerasan, penipuan, hingga pembunuhan demi memperluas wilayah kekuasaan dan meraup kekayaan sebanyak-banyaknya.

Kehadiran mafia jelas menjadi ancaman bagi suatu negara. Lantas, negara mana saja yang memiliki jumlah mafia terbanyak?

1. Italia

Bertempat di kota Sisilia, mafia pertama kali dilahirkan di Gli Azzurri atau Italia. Awalnya, mafia dibentuk bukan untuk tujuan yang buruk.

Mafioso, seperti bagaimana orang Italia menyebutnya, memberikan perlindungan kepada masyarakat Sisilia. Pada saat itu kondisi Sisilia masih dibayang-bayangi kekacauan sebagai kota pemerintahan baru.

Namun, karena lama-kelamaan organisasi ini mulai melakukan serangkaian kriminalitas hingga terlibat dalam kegiatan politik Sisilia.

Kekuatan para mafia ini semakin meluas dan tesebar di berbagai wilayah Italia pada masa itu.

Ada empat kelompok besar mafia di Italia: Camorra, Ndrangheta, Sacra Corona Unita, dan Cosa Nostra.

Cosa Nostra ini yang menjadi tombak dari berkembangnya banyak klan mafia. Cosa Nostra sendiri berarti “our thing” atau “urusan kami”.

Bahkan kekuatan Cosa Nostra sampai menimbulkan The Great Mafia War atau Mattanza, perang perebutan kekuasaan di antara kelompok mafia Sisilia yang menewaskan ribuan orang.

Sampai sekarang pun, kejahatan mafia masih aktif di Sisilia.

2. Amerika Serikat

Sebagai klan mafia pertama dan terkuat sepanjang sejarah, La Cosa Nostra melebarkan sayap hingga ke luar Italia. Salah satu negara yang berhasil diinvasi adalah Amerika.

Awalnya, Cosa Nostra hanya meletakkan markas di Amerika. Seiring kekuatan mafia makin berkembang dan merajalela, akhirnya muncul banyak klan mafia lain.

Dilansir dari BBC, pada 2011, FBI bahkan berhasil menangkap 100 anggota mafia. Adapun klan mafia terbesar yang bermukim di New York disebut sebagai Five Families.

Mereka terdiri dari keluarga Bonanno, Colombo, Gambino, Genovese, dan Lucchese. Kelimanya merupakan keluarga mafia Amerika-Italia yang sudah menjalankan bisnis sejak 1931.

3. Jepang

Jika Italia punya Cosa Nostra, maka Jepang punya Yakuza. Gokudo atau yakuza adalah sindikat kejahatan di Jepang.

Mereka memiliki ciri khas dengan tato di sekujur tubuh kecuali muka, dan ujung kelingking kiri yang terpotong.

Yakuza diyakini telah melakukan serangkaian kriminalitas, termasuk pengedaran narkoba dan perdagangan manusia.

Saat ini, jumlah anggota yakuza di Jepang diperkirakan mencapai 46.900 orang. Angka ini termasuk sedikit jika dibandingan jumlah yakuza pada tahun 1960-an yang bisa melebihi ratusan ribu orang.

Dilansir dari All That Interesting, dulunya yakuza adalah mereka yang berasal dari kasta terendah Burakumin, kasta yang dipenuhi algojo, tukang jagal, dan pekerja kasar. Mereka lantas bergabung mendirikan kelompok untuk melakukan kejahatan.

Yakuza yang berbasis di Jepang itu ternyata memiliki jaringan ke negara-negara lain di Asia. Jaringan itu pun ditakuti turut membangun aktivitas kriminal di berbagai negara Asia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Kesaksian Pilot Jet...
Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat
Rekomendasi
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Berlangsung Menarik, Peserta Unjuk Kualitas
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Argentina Bentrok Inggris...
Argentina Bentrok Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved