Dikeroyok AS dan NATO, Rusia Dibela Kuba

Minggu, 20 Februari 2022 - 14:11 WIB
loading...
Dikeroyok AS dan NATO,...
Kuba menyebut AS menyebarkan propaganda histeria terkait krisis di perbatasan Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
HAVANA - Pemerintah Kuba memandang tuduhan Amerika Serikat (AS) terhadap Rusia mengenai masalah keamanan sebagai "propaganda histeria," dan menentang ekspansi NATO ke Eropa timur. Hal itu dikatakan Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez Parrilla.

"Kami sangat menolak histeria media dan propaganda yang dipicu oleh pemerintah AS terhadap Rusia, dan kami dengan tegas menentang ekspansi NATO ke perbatasan negara saudara itu," katanya dalam sebuah postingan Twitter seperti dilansir dari TASS, Minggu (20/2/2022).

Barat dan Kiev telah menggemakan tuduhan tentang potensi invasi Rusia ke Ukraina. Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengecam klaim ini sebagai "kosong dan tidak berdasar", berfungsi sebagai taktik untuk meningkatkan ketegangan, menunjukkan bahwa Rusia tidak menimbulkan ancaman apa pun kepada siapa pun.



Namun, Peskov tidak mengesampingkan kemungkinan provokasi yang bertujuan untuk membenarkan klaim tersebut dan memperingatkan bahwa upaya untuk menggunakan kekuatan militer guna menyelesaikan krisis di tenggara Ukraina akan memiliki konsekuensi serius.

Selama berbulan-bulan AS dan NATO mengkhawatirkan keberadaan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina. The New York Times melaporkan para pejabat AS saat ini memperkirakan bahwa Rusia memiliki hingga 190.000 tentara yang ditempatkan di sepanjang perbatasan Ukraina dan di wilayah timur negara itu. Klaim dari pejabat Rusia bahwa mereka mengurangi jumlah pasukan awal pekan ini dibantah oleh NATO dan AS, yang menyebut bahwa Rusia tampaknya melakukan yang sebaliknya.

Gedung Putih percaya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin bermaksud untuk melancarkan serangan ke Ukraina dalam beberapa hari mendatang, menargetkan ibu kotanya, Kiev. Para pemimpin di wilayah Ukraina yang didukung Rusia meminta unit militernya untuk memobilisasi pada hari Sabtu.

Baca juga: Putin: Barat akan Terapkan Sanksi Rusia dalam Kasus Apa Pun

Ukraina telah menuduh Rusia berusaha menciptakan dalih untuk invasi. Moskow dengan tegas membantah tuduhan itu. Pada hari Jumat, wilayah Donetsk dan Lugansk yang memisahkan diri mengumumkan evakuasi mendesak warga sipil ke Rusia, mengutip kekhawatiran akan ancaman "terobosan" oleh pasukan Ukraina, yang juga dibantah oleh Kiev.

Para pemimpin dua republik separatis di Ukraina timur memerintahkan perempuan dan anak-anak untuk melarikan diri dan sesegera mungkin menuju Rusia.

Wilayah mereka yang miskin dan industri yang dikuasai pemberontak di Ukraina telah menjadi pusat ketegangan selama berminggu-minggu antara Rusia dan Barat.

Pemantau konflik telah memperingatkan eskalasi tajam dalam pelanggaran gencatan senjata dalam pertempuran antara tentara Ukraina dan separatis.

Baca juga: Biden Yakin Putin telah Putuskan Menyerang Ukraina, Serbu Ibu Kota
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Berita Terkini
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved