Putin Luncurkan Latihan Nuklir, Bos Pentagon: Invasi ke Ukraina Tak Terelakkan
Sabtu, 19 Februari 2022 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Moskow selama ini mengatakan prediksi bahwa mereka berencana untuk menyerang Ukraina adalah salah dan berbahaya. Moskow mengeklaim telah menarik mundur pasukannya sementara Washington dan sekutunya bersikeras bahwa penumpukan pasukan justru semakin meningkat.
Para pemimpin separatis pro-Rusia di Ukraina timur sebelumnya mengumumkan mobilisasi militer penuh, sehari setelah memerintahkan perempuan dan anak-anak untuk mengungsi ke Rusia, dengan alasan ancaman serangan segera oleh pasukan Ukraina.
Kiev dengan tegas membantah tuduhan itu dan Washington mengatakan itu adalah bagian dari rencana Rusia untuk membuat dalih untuk invasi ke Ukraina.
Beberapa ledakan terdengar pada Sabtu pagi di utara kota Donetsk yang dikuasai separatis di Ukraina timur. Asalnya tidak segera jelas.
Ukraina mengatakan sebelumnya bahwa salah satu tentaranya telah tewas.
Presiden AS Joe Biden, yang telah memberikan peringatan reguler tentang invasi yang akan datang, mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Ibu Kota Ukraina, Kiev, akan menjadi sasaran Rusia tetapi dia tidak berpikir Putin bahkan mempertimbangkan untuk menggunakan senjata nuklir dari jarak jauh.
"Kami memiliki alasan untuk percaya bahwa pasukan Rusia berencana dan berniat untuk menyerang Ukraina dalam beberapa minggu mendatang, dalam beberapa hari mendatang," kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip Reuters.
Para pemimpin separatis pro-Rusia di Ukraina timur sebelumnya mengumumkan mobilisasi militer penuh, sehari setelah memerintahkan perempuan dan anak-anak untuk mengungsi ke Rusia, dengan alasan ancaman serangan segera oleh pasukan Ukraina.
Kiev dengan tegas membantah tuduhan itu dan Washington mengatakan itu adalah bagian dari rencana Rusia untuk membuat dalih untuk invasi ke Ukraina.
Beberapa ledakan terdengar pada Sabtu pagi di utara kota Donetsk yang dikuasai separatis di Ukraina timur. Asalnya tidak segera jelas.
Ukraina mengatakan sebelumnya bahwa salah satu tentaranya telah tewas.
Presiden AS Joe Biden, yang telah memberikan peringatan reguler tentang invasi yang akan datang, mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Ibu Kota Ukraina, Kiev, akan menjadi sasaran Rusia tetapi dia tidak berpikir Putin bahkan mempertimbangkan untuk menggunakan senjata nuklir dari jarak jauh.
"Kami memiliki alasan untuk percaya bahwa pasukan Rusia berencana dan berniat untuk menyerang Ukraina dalam beberapa minggu mendatang, dalam beberapa hari mendatang," kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip Reuters.
Lihat Juga :