Putin: Barat akan Terapkan Sanksi Rusia dalam Kasus Apa Pun
Sabtu, 19 Februari 2022 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
"Saya bergabung dengan penilaian ini," ujar Putin.
Dia mengingat selama delapan tahun terakhir Rusia telah melakukan banyak hal dalam hal substitusi impor. "Kami tidak melakukan semua yang kami rencanakan, tetapi secara umum dapat dikatakan bahwa lebih dari 90% tugas yang kami tetapkan untuk diri kami sendiri telah diselesaikan," ujar pemimpin Rusia itu.
Namun dia mencatat "masih banyak yang harus dilakukan" di bidang ini untuk meningkatkan tingkat kedaulatan ekonomi.
Putin mencatat hari ini banyak negara menghadapi konsekuensi sanksi, "bahkan sekutu Amerika Serikat."
"Mereka hanya tutup mulut, diam, menoleransi. Tapi… tidak ada yang menyukainya: mereka tidak suka sanksi sekunder, dan mereka juga tidak suka tekanan sanksi langsung," papar Putin.
“Cepat atau lambat abses ini tentu saja akan pecah. Tapi hari ini penting bagi kita meningkatkan tingkat kedaulatan ekonomi kita dan menjadi lebih mampu, modern, dan memberikan dorongan baru bagi pengembangan kawasan ekonomi modern," tegas Putin.
Dia mengingat selama delapan tahun terakhir Rusia telah melakukan banyak hal dalam hal substitusi impor. "Kami tidak melakukan semua yang kami rencanakan, tetapi secara umum dapat dikatakan bahwa lebih dari 90% tugas yang kami tetapkan untuk diri kami sendiri telah diselesaikan," ujar pemimpin Rusia itu.
Namun dia mencatat "masih banyak yang harus dilakukan" di bidang ini untuk meningkatkan tingkat kedaulatan ekonomi.
Putin mencatat hari ini banyak negara menghadapi konsekuensi sanksi, "bahkan sekutu Amerika Serikat."
"Mereka hanya tutup mulut, diam, menoleransi. Tapi… tidak ada yang menyukainya: mereka tidak suka sanksi sekunder, dan mereka juga tidak suka tekanan sanksi langsung," papar Putin.
“Cepat atau lambat abses ini tentu saja akan pecah. Tapi hari ini penting bagi kita meningkatkan tingkat kedaulatan ekonomi kita dan menjadi lebih mampu, modern, dan memberikan dorongan baru bagi pengembangan kawasan ekonomi modern," tegas Putin.
(sya)
Lihat Juga :