AS Ngotot Tuduh Rusia Bersiap Invasi, Ini 6 Opsi Militer Caplok Ukraina

Sabtu, 19 Februari 2022 - 01:07 WIB
loading...
A A A
4. Rebut wilayah Ukraina hingga Sungai Dnepr dan rebut sabuk tanah tambahan (termasuk Odessa) yang menghubungkan wilayah Rusia dengan Republik Transdniestria yang memisahkan diri dan memisahkan Ukraina dari akses apa pun ke Laut Hitam. Kremlin akan memasukkan tanah-tanah baru ini ke Rusia dan memastikan bahwa negara Ukraina yang lemah tetap tidak layak secara ekonomi.

5. Hanya merebut sabuk tanah antara Rusia dan Transdniestria (termasuk Mariupol, Kherson, dan Odessa) untuk mengamankan pasokan air tawar untuk Crimea dan memblokir akses Ukraina ke laut, sambil menghindari pertempuran besar di Kiev dan Kharkiv.

6. Rebut semua Ukraina dan, dengan Belarusia, umumkan pembentukan serikat Slavia tripartit baru Rusia Besar, Kecil, dan Putih (Rusia, Ukraina, dan Belarusia).

Para penulis CSIS berpendapat bahwa dua opsi pertama kemungkinan kecil akan menimbulkan sanksi internasional yang signifikan tetapi tidak mungkin untuk mencapai tujuan Rusia.

Di sisi lain, semua opsi lain akan menyebabkan reaksi besar di panggung dunia dan menjadi "kontra-produktif" untuk tujuan melemahkan NATO karena mereka akan mengeraskan tekad AS dan sekutu Eropa-nya.

Yang paling drastis, opsi enam itu akan berurusan dengan asimilasi populasi 41 juta yang mungkin menolak pendudukan secara aktif dan pasif selama bertahun-tahun.

“Ini akan membutuhkan kekuatan pendudukan yang cukup besar untuk mengendalikan populasi dan menjaga perbatasan baru dengan negara-negara NATO,” tulis mereka.

“Orang-orang Ukraina di wilayah pendudukan mana pun dapat mengharapkan Russifikasi paksa yang dialami bangsa di bawah penguasa seperti Catherine the Great, Alexander II, Stalin, dan Brezhnev.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!
Rekomendasi
Bupati dan Sekda Kuansing...
Bupati dan Sekda Kuansing Kenakan Rompi Oranye usai Serahkan Diri ke KPK
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Berita Terkini
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved