AS Ngotot Tuduh Rusia Bersiap Invasi, Ini 6 Opsi Militer Caplok Ukraina

Sabtu, 19 Februari 2022 - 01:07 WIB
loading...
A A A
“Invasi bisa terjadi dalam beberapa hari,” kata narator kementerian itu saat peta animasi menunjukkan jalan yang bisa ditempuh pasukan Rusia.

Sebelumnya, CSIS juga memaparkan kemungkinan invasi Rusia ke Ukraina dengan menguraikan 6 opsi militer yang kemungkinan akan diambil Moskow.

Analisis lembaga think tank yang berbasis di Washington, yang ditulis oleh pensiunan perwira CIA Philip Wasielewski dan Seth Jones, direktur program keamanan internasional di CSIS, menggambarkan setidaknya tiga kemungkinan sumbu kemajuan jika Rusia memutuskan untuk merebut wilayah Ukraina.

“Sebuah dorongan utara, mungkin mencoba untuk mengepung pertahanan Ukraina di sekitar Kiev dengan mendekati melalui Belarusia, dorongan pusat maju ke barat ke Ukraina, dan dorongan selatan maju melintasi tanah genting Perekop,” tulis CSIS.

Tujuan utama Presiden Vladimir Putin adalah mengakhiri ekspansi NATO di depan pintu Rusia, di mana Kremlin mencari jaminan bahwa Belarusia, Ukraina, dan Georgia tidak akan pernah bergabung dengan blok keamanan pimpinan AS tersebut.

Moskow menginginkan lingkup pengaruh eksklusif atas Eropa Timur dan Kaukasus Selatan—wilayah yang meliputi Armenia, Georgia, dan Azerbaijan—untuk memenuhi kepentingan keamanannya, dan telah berjanji untuk menggunakan kekuatan militer untuk melindungi kepentingan tersebut.

Berdasarkan tujuan politik yang dinyatakan Rusia, berikut 6 opsi militer yang kemungkinan diambil Moskow terhadap Kiev sebagaimana dipaparkan CSIS.

1. Menerjunkan kembali beberapa pasukan daratnya dari perbatasan Ukraina—setidaknya untuk sementara—jika negosiasi berhasil tetapi terus membantu pemberontak pro-Rusia di Ukraina Timur.

2. Mengirim pasukan konvensional Rusia ke wilayah Donetsk dan Luhansk yang memisahkan diri sebagai "penjaga perdamaian" sepihak dan menolak untuk menarik mereka sampai pembicaraan damai berakhir dengan sukses dan Kiev setuju untuk menerapkan Kesepakatan Minsk.

3. Rebut wilayah Ukraina sejauh barat Sungai Dnepr untuk digunakan sebagai alat tawar-menawar atau menggabungkan wilayah baru ini sepenuhnya ke dalam Federasi Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Hary Tanoesoedibjo Harap...
Hary Tanoesoedibjo Harap Atlet Maksimalkan Kemampuan di IIO 2026
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Berita Terkini
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved