Ribuan Orang Ikuti Protes Black Lives Matter di Penjuru Australia

Minggu, 14 Juni 2020 - 04:01 WIB
loading...
Ribuan Orang Ikuti Protes...
Ribuan demonstran mengikuti protes Black Lives Matter di Australia. Foto/REUTERS
A A A
PERTH - Ribuan orang mengikuti protes Black Lives Matter di Australia sambil memakai masker dan menerapkan social distancing.

Sejumlah pemimpin negara bagian menyerukan agar acara itu dibatalkan karena khawatir gelombang kedua infeksi virus corona.

Pawai yang dijaga polisi itu berjalan damai. Demonstran berpawai di jalanan atau berkumpul di taman-taman sambil membawa poster “Tak Ada Keadilan, Tak Ada Perdamaian” dan “Maaf untuk Ketidaknyamanan, Kami Mencoba Mengubah Dunia.”

“Ada orang seperti ayah saya dan Bibi Mingelly yang mendorong perubahan sejak mereka seumur saya, Anda tahu itu 50 tahun silam,” papar Jacinta Taylor, penyelenggara protes di Perth.

“Saya tidak ingin berumur 80 tahun dan mendorong perubahan ini untuk anak dan cucu-cucu saya,” kata dia.

Protes anti-rasisme di penjuru dunia itu digelar setelah kematian warga Afro-Amerika George Floyd setelah polisi Minneapolis terekam menekan leher Floyd dengan lutut selama sembilan menit. (Lihat Video: Lompat Pagar, Pasien COVID-19 Kabur Naik Ojek dari Lokasi Karantina)

Perth mengalami unjuk rasa terbesar dibandingkan kota-kota lain di Australia pada Sabtu (13/6), meski ada permintaan dari Gubernur Western Australia (WA) Mark McGowan untuk membatalkan acara itu hingga wabah corona sirna.

Seorang demonstran Black Lives Matter telah dites positif corona pekan ini. Perdana Menteri (PM) Scott Morrison memperingatkan perkumpulan massa membuat negara itu berisiko mengalami gelombang kedua Covid-19. (Lihat Video: Warga Duel Lawan Buaya Selamatkan Sang Ayah di Palopo)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
Berita Terkini
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved