Sekelompok Yahudi Israel Menyamar Jadi Muslim untuk Ibadah di Masjid al-Aqsa
Kamis, 10 Februari 2022 - 14:53 WIB
loading...
A
A
A
Morris, seperti dikutip Channel 13 News, mengatakan: "Kami tidak siap menerima sanksi terhadap orang Yahudi yang ada di Temple Mount."
Kelompok ini mendukung kedaulatan Yahudi di tempat suci di Yerusalem, sebuah langkah yang pejabat keamanan telah memperingatkan dapat memicu kekerasan di situs tersuci ketiga dalam Islam—serta menjadi tempat suci bagi orang Yahudi.
Seluruh Yerusalem, termasuk Yerusalem Timur, direbut Israel dalam perang 1967 yang berlangsung selama enam hari.
Menurut pemahaman yang dicapai antara Israel dan otoritas al-Aqsa, orang-orang Yahudi tidak diizinkan untuk berdoa di tempat itu tetapi hanya dapat mengunjungi. Israel juga menjaga keamanan situs dan kegiatan keagamaan dikelola oleh otoritas Wakaf Muslim.
Kelompok Yahudi Zionis Israel mengajarkan pengikutnya untuk mengenakan pakaian tradisional Muslim dan membawa sajadah dan buku-buku berbahasa Arab. Agar terlihat lebih seperti Muslim Arab, para anggota kelompok itu terkadang mewarnai rambut dan janggut mereka menjadi hitam pekat.
Dalam sebuah laporan oleh Yisrael, seorang instruktur dari kelompok itu ditunjukkan mengajar orang lain bagaimana salat seperti Muslim saat membaca liturgi.
Kelompok ini mendukung kedaulatan Yahudi di tempat suci di Yerusalem, sebuah langkah yang pejabat keamanan telah memperingatkan dapat memicu kekerasan di situs tersuci ketiga dalam Islam—serta menjadi tempat suci bagi orang Yahudi.
Seluruh Yerusalem, termasuk Yerusalem Timur, direbut Israel dalam perang 1967 yang berlangsung selama enam hari.
Menurut pemahaman yang dicapai antara Israel dan otoritas al-Aqsa, orang-orang Yahudi tidak diizinkan untuk berdoa di tempat itu tetapi hanya dapat mengunjungi. Israel juga menjaga keamanan situs dan kegiatan keagamaan dikelola oleh otoritas Wakaf Muslim.
Kelompok Yahudi Zionis Israel mengajarkan pengikutnya untuk mengenakan pakaian tradisional Muslim dan membawa sajadah dan buku-buku berbahasa Arab. Agar terlihat lebih seperti Muslim Arab, para anggota kelompok itu terkadang mewarnai rambut dan janggut mereka menjadi hitam pekat.
Dalam sebuah laporan oleh Yisrael, seorang instruktur dari kelompok itu ditunjukkan mengajar orang lain bagaimana salat seperti Muslim saat membaca liturgi.
Lihat Juga :