Soal Serangan ke Fasilitas Minyak Saudi, Iran Tolak Laporan PBB

Sabtu, 13 Juni 2020 - 04:38 WIB
loading...
A A A
Iran pada hari Rabu menyerukan Rusia dan China untuk menolak desakan Washington untuk memperpanjang embargo senjata yang diberlakukan PBB, yang akan berakhir pada bulan Oktober di bawah perjanjian nuklir Teheran dengan enam kekuatan dunia pada 2015 lalu.

Presiden AS Donald Trump menarik Washington dari kesepakatan 2015 pada 2018 dan pemerintahannya telah mengambil garis keras dengan PBB untuk memperluas dan memperkuat embargo terhadap Iran. AS mengatakan mencabutnya akan membiarkan Teheran memperoleh senjata yang dapat memicu konflik di Timur Tengah.

Dalam surat 22 Mei Guterres mengatakan, utusan Teheran untuk PBB mengatakan belum ada kebijakan Iran untuk mengekspor senjata yang relevan melanggar embargo senjata dari Dewan Keamanan dan negara itu akan terus bekerja sama secara aktif dengan PBB dalam hal ini.

Duta Besar A.S. untuk PBB Kelly Craft mengatakan ia akan mengedarkan rancangan resolusi untuk memperpanjang embargo senjata Iran segera. Jika Washington tidak berhasil, ia telah mengancam untuk memicu kembalinya semua sanksi PBB terhadap Iran di bawah kesepakatan nuklir, meskipun negara itu telah keluar dari kesepakatan. Para diplomat mengatakan Washington kemungkinan akan menghadapi pertempuran yang sulit untuk mewujudkan hal itu.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved