Kasus Pemerkosaan Meningkat Saat Lockdown, Nigeria Nyatakan Keadaan Darurat

Sabtu, 13 Juni 2020 - 02:17 WIB
loading...
Kasus Pemerkosaan Meningkat...
Kasus pemerkosaan di Nigeria meningkat selama penguncian wilayah (lockdown). Foto/Ilustrasi
A A A
LAGOS - Gubernur di seluruh Nigeria telah menyatakan keadaan darurat setelah kasus perkosaan dan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak meningkat tiga kali lipat saat lockdown guna mencegah penyebaran virus Corona .

Komitmen para gubernur dari ke-36 negara bagian untuk memberlakukan tindakan yang lebih keras terhadap predator seks diumumkan pada Kamis malam setelah beberapa hari aksi protes nasional oleh aktivis hak-hak perempuan dan lainnya dengan tagar media sosial #WeAreTired.

"Saya tahu kami selalu mempunyai kasus pemerkosaan di negara ini, tetapi dengan dikurungnya orang-orang di rumah karena Covid-19 , perempuan dan anak-anak dikurung dengan pelaku pelecehan mereka," kata Menteri Urusan Perempuan Nigeria, Pauline Tallen, seperti disitir dari ABC News, Sabtu (13/6/2020).

Para pejabat tidak mengatakan berapa banyak kasus perkosaan telah terjadi selama lockdown yang diumumkan pada akhir Maret lalu untuk kota-kota besar dan sejak mulai dilonggarkan.

Menteri Kehakiman Nigeria, Abubakar Malami, mengatakan komite antar-menteri akan segera dilantik untuk mengusulkan perubahan legislatif guna memastikan bahwa kekerasan seksual ditangani sesuai dengan praktik terbaik internasional.

Dalam pidatonya pada hari Jumat, Presiden Muhammadu Buhari mengatakan dia kecewa dengan insiden pemerkosaan baru-baru ini, terutama gadis-gadis yang sangat muda. Ia pun meyakinkan perempuan Nigeria tentang tekad pemerintahannya untuk memerangi kekerasan berbasis gender.

Nigeria gempar ketika seorang mahasiswa di kota Benin, diperkosa dan dibunuh di sebuah gereja tempat dia pergi belajar bulan lalu. (Baca: Mahasiswi Diperkosa dan Dibunuh Picu Kemarahan di Nigeria )

Pada hari Kamis di negara bagian Benue, polisi mengumumkan penangkapan empat pria yang dituduh memperkosa anak di bawah umur antara 6 dan 15. Salah satu tersangka dituduh memperkosa seorang anak berusia 7 tahun di dalam sebuah gereja.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved