Jadi Ancaman Terbesar, Israel Klaim Kebebasan Beraksi terhadap Iran
Senin, 07 Februari 2022 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
PM Israel menuduh Iran meningkatkan serangan regional di tengah negosiasi nuklir tersebut. “Begitulah cara Anda melakukan negosiasi, gaya Teheran,” papar Bennett.
Baca juga: Terungkap, Klub Pemerkosaan Beraksi Gila-gilaan di Penjara California
Pemimpin Israel kemudian berjanji akan mempertahankan "kebebasan beraksi" dalam cara berurusan dengan Iran, apakah ada perjanjian nuklir atau tidak.
“Kami saat ini menutup celah dan membangun kekuatan militer Israel selama bertahun-tahun dan bahkan beberapa dekade mendatang. Israel akan mempertahankan kebebasan beraksi dalam hal apa pun, dengan atau tanpa kesepakatan,” tegas dia.
“Presiden Biden menyampaikan dukungannya yang tak tergoyahkan untuk keamanan dan kebebasan bertindak Israel, menekankan dukungan penuh pemerintahannya untuk mengisi kembali sistem Iron Dome Israel,” ungkap catatan panggilan telepon yang dirilis Gedung Putih.
Ketegangan antara Israel dan Iran telah meningkat ketika upaya menyelamatkan perjanjian nuklir 2015 dengan Iran telah memasuki tahap akhir, dengan para pejabat AS menuju ke Wina sekali lagi untuk mengerjakan kesepakatan potensial pekan ini.
Baca juga: Terungkap, Klub Pemerkosaan Beraksi Gila-gilaan di Penjara California
Pemimpin Israel kemudian berjanji akan mempertahankan "kebebasan beraksi" dalam cara berurusan dengan Iran, apakah ada perjanjian nuklir atau tidak.
“Kami saat ini menutup celah dan membangun kekuatan militer Israel selama bertahun-tahun dan bahkan beberapa dekade mendatang. Israel akan mempertahankan kebebasan beraksi dalam hal apa pun, dengan atau tanpa kesepakatan,” tegas dia.
“Presiden Biden menyampaikan dukungannya yang tak tergoyahkan untuk keamanan dan kebebasan bertindak Israel, menekankan dukungan penuh pemerintahannya untuk mengisi kembali sistem Iron Dome Israel,” ungkap catatan panggilan telepon yang dirilis Gedung Putih.
Ketegangan antara Israel dan Iran telah meningkat ketika upaya menyelamatkan perjanjian nuklir 2015 dengan Iran telah memasuki tahap akhir, dengan para pejabat AS menuju ke Wina sekali lagi untuk mengerjakan kesepakatan potensial pekan ini.
Lihat Juga :