Australia akan Dorong Investigasi Covid-19 di Pertemuan Majelis Kesehatan Dunia

Kamis, 23 April 2020 - 20:47 WIB
loading...
Australia akan Dorong...
Australia mengatakan akan mendorong penyelidikan internasional terhadap pandemi Covid-19 pada pertemuan tahunan Majelis Kesehatan Dunia bulan depan. Foto/Reuters
A A A
CANBERA - Australia mengatakan akan mendorong penyelidikan internasional terhadap pandemi Covid-19 pada pertemuan tahunan Majelis Kesehatan Dunia bulan depan. Australia adalah anggota dari Majelis Kesehatan Dunia, yang merupakan badan pembuat keputusan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Canbera ingin agar WHO diperkuat dan menyarankan untuk memperkenalkan inspektur dengan wewenang untuk memasuki suatu negara untuk merespons lebih cepat terhadap krisis kesehatan dalam gaya pemeriksa senjata.

"Majelis Kesehatan Dunia akan melakukan pertemuan pada bulan Mei. Ada peluang untuk mengejar masalah itu di sana dan itu adalah pelabuhan panggilan pertama kami," kata Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, seperti dilansir Reuters pada Kamis (23/4/2020).

Australia adalah salah satu negara yang sukses mengatasi Covid-19. Oleh karena itu, Canbera tengah berusaha melobi negara-negara lain untuk mendukung seruannya untuk digelarnya penyelidikan, meski mereka juga memahami bahwa negara-negara lain masih menghadapi angka kematian yang tinggi

Morrison diketahui telah melakukan panggilan telepon dengan pemimpin Prancis, Jerman dan Amerika Serikat (AS), dan diperkirakan akan melobi Inggris dan Kanada mengenai masalah ini. Prancis dan Inggris telah mengatakan bahwa ini bukan waktunya untuk penyelidikan.

Morrison mengatakan bahwa dia mengerti keraguan tentang waktu untuk melakukan penyelidikan dan mengecilkan dugaan bahwa China akan menjadi sasaran dari penyelidikan ini. "Tujuan kami di sini cukup sederhana, kami ingin dunia menjadi lebih aman ketika berbicara mengenai virus," katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved