Nenek 103 Tahun Meninggal Sebulan Diberi Vaksin ke-4, Singapura Lakukan Investigasi
Jum'at, 04 Februari 2022 - 22:34 WIB
loading...
A
A
A
"Koroner belum menentukan apakah penyebab kematian ini terkait dengan vaksinasi," kata Kemenkes Singapura.
Kemenkes Singapura mengatakan menganggap serius insiden ini dan sedang melakukan penyelidikan menyeluruh. Penyelidikan diharapkan selesai pada Februari ini.
"Temuan awal kami adalah bahwa vaksin itu diberikan secara keliru karena kemungkinan penyimpangan dalam prosedur vaksinasi dan komunikasi yang buruk antara panti jompo dan penyedia layanan medis yang menangani vaksinasi," jelas Kemenkes Singapura.
“Ini adalah kasus pertama dari kesalahan identitas yang mengarah pada kesalahan vaksinasi oleh tim vaksinasi keliling di lebih dari 152.000 vaksinasi hingga saat ini,” kata Kemenkes Singapura.
Baca juga: Selandia Baru Umumkan Rencana Membuka Diri Kembali pada Dunia
Kemenkes Singapura menambahkan bahwa pihaknya berencana mengumumkan insiden tersebut pada bulan Desember.
"Namun, keluarga warga telah meminta untuk menyembunyikan rincian yang bisa mengarah pada identifikasi warga tersebut," katanya.
Kemenkes Singapura mengatakan menganggap serius insiden ini dan sedang melakukan penyelidikan menyeluruh. Penyelidikan diharapkan selesai pada Februari ini.
"Temuan awal kami adalah bahwa vaksin itu diberikan secara keliru karena kemungkinan penyimpangan dalam prosedur vaksinasi dan komunikasi yang buruk antara panti jompo dan penyedia layanan medis yang menangani vaksinasi," jelas Kemenkes Singapura.
“Ini adalah kasus pertama dari kesalahan identitas yang mengarah pada kesalahan vaksinasi oleh tim vaksinasi keliling di lebih dari 152.000 vaksinasi hingga saat ini,” kata Kemenkes Singapura.
Baca juga: Selandia Baru Umumkan Rencana Membuka Diri Kembali pada Dunia
Kemenkes Singapura menambahkan bahwa pihaknya berencana mengumumkan insiden tersebut pada bulan Desember.
"Namun, keluarga warga telah meminta untuk menyembunyikan rincian yang bisa mengarah pada identifikasi warga tersebut," katanya.
Lihat Juga :