AS Pimpin Latihan AL Skala Besar, Israel dan Arab Saudi Ikut Serta
Kamis, 03 Februari 2022 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
“Ini adalah kesempatan unik untuk meningkatkan kemampuan dan interoperabilitas kami sambil memperkuat hubungan maritim,” lanjutnya.
Baca: Angkatan Laut Rusia, Iran, dan China Bersiap Gelar Manuver Bersama
Latihan tersebut akan dipimpin oleh Komando Pusat Angkatan Laut AS (NAVCENT) bersama dengan Pasukan Angkatan Laut AS Eropa-Afrika di wilayah pesisir Afrika Timur dan Samudra Hindia Barat. IMX akan berlangsung selama 18 hari dan digambarkan oleh NAVCENT sebagai "latihan tak berawak terbesar di dunia" dengan lebih dari 80 sistem tak berawak dari 10 negara berpartisipasi.
“Latihan ini akan memungkinkan pasukan yang berpartisipasi untuk menguji sistem tak berawak dan kecerdasan buatan dalam skenario pelatihan yang berbeda dan pada akhirnya menerapkan pelajaran yang dipetik untuk operasi dunia nyata di masa depan,” kata pernyataan Angkatan Laut AS.
“Pelatihan juga akan fokus pada peningkatan kemampuan dalam komando dan kontrol, kontrol laut, operasi keamanan maritim, dan penanggulangan ranjau,” tambah pernyataan tersebut.
Baca: AS Curiga Latgab Rusia-Belarusia Kedok untuk Invasi Ukraina
Baca: Angkatan Laut Rusia, Iran, dan China Bersiap Gelar Manuver Bersama
Latihan tersebut akan dipimpin oleh Komando Pusat Angkatan Laut AS (NAVCENT) bersama dengan Pasukan Angkatan Laut AS Eropa-Afrika di wilayah pesisir Afrika Timur dan Samudra Hindia Barat. IMX akan berlangsung selama 18 hari dan digambarkan oleh NAVCENT sebagai "latihan tak berawak terbesar di dunia" dengan lebih dari 80 sistem tak berawak dari 10 negara berpartisipasi.
“Latihan ini akan memungkinkan pasukan yang berpartisipasi untuk menguji sistem tak berawak dan kecerdasan buatan dalam skenario pelatihan yang berbeda dan pada akhirnya menerapkan pelajaran yang dipetik untuk operasi dunia nyata di masa depan,” kata pernyataan Angkatan Laut AS.
“Pelatihan juga akan fokus pada peningkatan kemampuan dalam komando dan kontrol, kontrol laut, operasi keamanan maritim, dan penanggulangan ranjau,” tambah pernyataan tersebut.
Baca: AS Curiga Latgab Rusia-Belarusia Kedok untuk Invasi Ukraina
Lihat Juga :