Ketegangan Meningkat, Keluarga Diplomat AS Diperintahkan Tinggalkan Belarusia

Selasa, 01 Februari 2022 - 19:11 WIB
loading...
Ketegangan Meningkat,...
Ketegangan meningkat, keluarga diplomat AS diperintahkan tinggalkan Belarusia. Foto/The Moscow Times
A A A
WASHINGTON - Keluarga staf diplomatik Amerika Serikat (AS) telah diberitahu untuk meninggalkan Belarusia . Departemen Luar Negeri AS memperingatkan "mengenai" pergerakan pasukan Rusia di dekat perbatasan dengan Ukraina dan meningkatkan ketegangan di Eropa Timur.

“Jangan bepergian ke Belarusia karena penegakan hukum yang sewenang-wenang, risiko penahanan, dan tidak biasa dan mengenai penumpukan militer Rusia di sepanjang perbatasan Belarusia dengan Ukraina,” kata pejabat Washington dalam sebuah nasihat perjalanan, saat mereka memerintahkan keberangkatan kerabat pegawai pemerintah AS dari Belarusia seperti dilansir dari Russia Today, Selasa (1/2/2022).

Menanggapi berita tersebut, Anatoly Glaz, juru bicara Kementerian Luar Negeri Belarusia mengatakan keputusan itu dipolitisasi dan bersikeras negaranya jauh lebih aman dan lebih ramah daripada AS.

Baca juga: AS Bidik Orang Dekat Putin dengan Sanksi Jika Rusia Invasi Ukraina

Langkah tersebut mengikuti keputusan serupa pekan lalu ketika Departemen Luar Negeri AS mengatakan kepada keluarga diplomat Amerika di Ukraina untuk kembali ke Tanah Air, dengan alasan ancaman lanjutan dari aksi militer Rusia. Warga AS juga sangat diimbau untuk menghindari perjalanan ke bekas negara Republik Soviet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved