Sekjen PBB Desak Junta Myanmar Beri Izin Masuk Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 01 Februari 2022 - 02:20 WIB
loading...
Sekjen PBB Desak Junta...
Pemimpin junta militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing. FOTO/Reuters
A A A
YANGON - Sekretaris Jenderal PBB , Antonio Guterres mendesak militer Myanmar yang berkuasa untuk mengizinkan akses bantuan kemanusiaan dan mengatasi "kebutuhan mendesak" rakyatnya. PBB juga menyoroti satu tahun sejak kudeta militer dan menjerumuskan negara itu ke dalam kekacauan.

Penggulingan pemerintah terpilih pada 1 Februari 2021 memicu protes nasional selama berbulan-bulan dan tindakan keras berdarah oleh militer. Penggunaan senjata berat dan serangan udara terhadap perlawanan bersenjata di pedesaan telah menyalakan kembali konflik lama dan membuat puluhan ribu orang mengungsi.

Baca: China Minta DK PBB Berupaya Keras Hindari Perang Saudara di Myanmar

“Kerentanan ganda dari semua orang di seluruh Myanmar dan implikasi regionalnya memerlukan tanggapan segera. Akses ke orang yang membutuhkan sangat penting bagi PBB dan mitra untuk terus memberikan di lapangan,” Farhan Haq, wakil juru bicara Antonio Guterres, seperti dikutip dari Reuters, Senin (31/1/2022).

"Angkatan bersenjata dan semua pemangku kepentingan harus menghormati hak asasi manusia dan kebebasan mendasar. Rakyat Myanmar perlu melihat hasil nyata," lanjut pernyataan itu.

Pemerintah militer Myanmar tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar. Sebelumnya, pemimpin Junta mengatakan tindakan keras dan serangan militernya adalah untuk melindungi negara dari "teroris".

Baca: Padamkan Perlawanan Oposisi, Junta Myanmar Dilaporkan Bakar Desa demi Desa
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
Iran Surati Sekjen PBB:...
Iran Surati Sekjen PBB: Seluruh Pangkalan AS di Timur Tengah Jadi Target Sah!
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Palestina Akhirnya Gelar...
Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun
Rekomendasi
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Pelatih Spanyol Pilih...
Pelatih Spanyol Pilih Hati-hati Tanggapi Kontroversi Wasit Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Infografis
Monyet Hantu Ditemukan...
Monyet Hantu Ditemukan di Myanmar, Masuk 224 Spesies Dilindungi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved