Tegang dengan Rusia soal Ukraina, AS Latihan Perang Nuklir

Senin, 31 Januari 2022 - 07:34 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Rusia Jadi Perang dengan AS dan NATO? Ini Jawaban Moskow

Selain itu, teknologi "komunikasi terlindungi" diperkenalkan ke dalam militer, yang disebut sebagai terminal Family of Beyond the Line of Sight (FAB-T).

Seperti jalur komunikasi lain yang digunakan oleh Komando Strategis AS, FAB-T dikembangkan untuk berfungsi bahkan dalam kondisi perang nuklir yang sulit yang dapat menghancurkan sarana komunikasi lainnya.

Fungsi utamanya adalah untuk memungkinkan presiden dan petinggi militer berkomunikasi dengan operator senjata nuklir mereka, dan membiarkan yang terakhir merespons kembali.

FAB-T perlu berfungsi secara mulus dengan sistem lain yang digunakan oleh kekuatan dan karenanya menjalani "stess test" selama latihan Global Lightning kali ini.

Rusia telah berkali-kali menyangkal akan menginvasi Ukraina. Menurut Moskow, ratusan ribu tentara yang dikerahkan di dekat perbatasan Ukraina adalah sah karena masih berada di tanah Rusia.

Sebaliknya, Moskow menuduh AS dan negara-negara Barat-lah yang memprovokasi Ukraina agar berperang dengan Rusia. Sebab, Barat memasok peralatan tempur dalam jumlah besar kepada Kiev.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Media AS Ungkap Israel...
Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Berita Terkini
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved