Jual Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Dua Perawat Kantongi Rp21,5 Miliar

Minggu, 30 Januari 2022 - 06:21 WIB
loading...
Jual Sertifikat Vaksin...
Jual sertifikat vaksin Covid-19 palsu, dua perawat kantongi Rp21,5 Miliar. FOTO/SHRM
A A A
AMITYVILLE - Dua perawat di Long Island, Amerika Serikat (AS) dituduh memalsukan kartu vaksinasi dan sertifikat COVID-19 . Menurut jaksa dan polisi, dari kegiatan ilegal ini, keduanya mengantongi keuntungan hingga lebih dari USD1,5 (Rp21,5 miliar).

Julie DeVuono, pemilik Wild Child Pediatric Healthcare di Amityville, dan karyawannya, Marissa Urraro, keduanya didakwa melakukan tindak pidana pemalsuan. DeVuono juga didakwa menawarkan instrumen palsu untuk pengarsipan. Keduanya didakwa pada hari Jumat.

Baca: Ingin Sertifikat Vaksin tapi Ogah Disuntik, Pria Ini Pakai Lengan Palsu

Meski demikian, pengacara Urraro, Michael Alber, mendesak orang-orang untuk tidak terburu-buru menghakimi tuduhan tersebut dan mengatakan kliennya adalah perawat yang dihormati. "Kami berharap dapat menyoroti hambatan hukum dan cacat penyelidikan," kata Albernya, seperti dikutip dari AP, Sabtu (29/1/2022).

"Kami berharap bahwa tuduhan itu tidak menutupi pekerjaan baik yang dilakukan Miss Urraro untuk anak-anak dan orang dewasa di bidang medis," lanjutnya.

Pengacara Distrik Suffolk County Raymond Tierney mengatakan, DeVuono dan Urraro membagikan kartu vaksinasi palsu. Keduanya mengenakan biaya USD220 untuk orang dewasa dan USD85 untuk anak-anak. DeVuono, seorang praktisi perawat, dan Urraro, seorang perawat praktis berlisensi, memasukkan informasi palsu itu ke dalam database imunisasi negara.

Baca: Cara Mengakses Sertifikat Vaksin Internasional Standar WHO

Jaksa mengatakan, dua perawat itu memalsukan kartu palsu yang menunjukkan vaksin diberikan kepada seorang detektif yang menyamar, tetapi tidak pernah memberikan vaksin itu kepada detektif tersebut.

Petugas penegak hukum menggeledah rumah DeVuono dan mengatakan mereka menyita uang tunai sekitar USD900.000 dan buku besar yang menunjukkan keuntungan lebih dari USD1,5 juta dari skema tersebut, yang dimulai pada November 2021.



“Saya harap ini mengirimkan pesan kepada orang lain yang mempertimbangkan untuk mempermainkan sistem bahwa mereka akan tertangkap dan bahwa kami akan menegakkan hukum sepenuhnya,” kata Tierney dalam sebuah pernyataan.

Komisaris Polisi Kabupaten Suffolk Rodney Harrison menambahkan, “Sebagai perawat, kedua individu ini harus memahami pentingnya kartu vaksinasi yang sah karena kita semua bekerja sama untuk melindungi kesehatan masyarakat.”
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved