Presiden Tuding PM Kroasia Agen Ukraina
Sabtu, 29 Januari 2022 - 22:23 WIB
loading...
Krisis Ukraina membuat hubungan Presiden Kroasia Zoran Milanovic dengan Perdana Menteri Andrej Plenkovic renggang. Foto/Kolase/Sindonews
A
A
A
ZAGREB - Presiden Kroasia Zoran Milanovic menuduh Perdana Menteri (PM) Andrey Plenkovic berperilaku seperti "agen Ukraina ". Tudingan itu mucul dua hari setelah Plenkovic meminta maaf kepada Kiev atas komentar kepala negara Kroasia tentang penempatan NATO .
Dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Selasa, Milanovic mengatakan Zagreb akan menahan pasukannya dari kontingen NATO Eropa Timur jika situasi di perbatasan Ukraina-Rusia berubah menjadi konflik besar-besaran.
Esoknya, Plenkovic menolak pernyataan presiden sebagai "omong kosong," mengklaim bahwa kontingen Kroasia yang ditempatkan di Polandia telah kembali dan meminta maaf kepada rakyat Ukraina.
Milanovic, panglima tertinggi, membalas dalam sebuah wawancara dengan TV RTL Zagreb, menunjukkan bahwa loyalitas Plenkovic tampaknya salah tempat.
Baca juga: Kroasia akan Tarik Pasukannya dari NATO jika Pecah Perang Rusia-Ukraina
"Biarkan dia meminta maaf. Dia bertindak seperti agen Ukraina, dan saya bertindak seperti presiden Kroasia. Itu perbedaan besar," kata Milanovic seperti dilansir dari Russia Today, Sabtu (29/1/2022).
Dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Selasa, Milanovic mengatakan Zagreb akan menahan pasukannya dari kontingen NATO Eropa Timur jika situasi di perbatasan Ukraina-Rusia berubah menjadi konflik besar-besaran.
Esoknya, Plenkovic menolak pernyataan presiden sebagai "omong kosong," mengklaim bahwa kontingen Kroasia yang ditempatkan di Polandia telah kembali dan meminta maaf kepada rakyat Ukraina.
Milanovic, panglima tertinggi, membalas dalam sebuah wawancara dengan TV RTL Zagreb, menunjukkan bahwa loyalitas Plenkovic tampaknya salah tempat.
Baca juga: Kroasia akan Tarik Pasukannya dari NATO jika Pecah Perang Rusia-Ukraina
"Biarkan dia meminta maaf. Dia bertindak seperti agen Ukraina, dan saya bertindak seperti presiden Kroasia. Itu perbedaan besar," kata Milanovic seperti dilansir dari Russia Today, Sabtu (29/1/2022).
Lihat Juga :