Jenderal Tertinggi AS: Perang Rusia dengan Ukraina Akan Mengerikan
Sabtu, 29 Januari 2022 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Rusia menolak narasi aneksasi atau pencaplokan. Menurut Moskow rakyat Crimea melalui referendum telah memilih bergabung dengan Rusia setelah wilayah itu memisahkan diri dari Ukraina pada 2014.
Awal pekan ini, Pentagon menempatkan 8.500 tentara Amerika dalam "siaga tinggi" untuk mengantisipasi kekerasan di Eropa Timur. Presiden Joe Biden telah mengesampingkan konfrontasi militer dengan Rusia atas Ukraina, sebaliknya mengancam akan menjatuhkan sanksi besar-besaran jika Moskow memutuskan untuk bergerak secara militer terhadap tetangganya.
Namun, presiden AS mengatakan Washington akan menghormati "kewajiban suci" kepada sekutu NATO-nya, yang dengannya ia memiliki pakta pertahanan kolektif.
Jenderal Milley mencatat bahwa Ukraina berbatasan dengan empat anggota NATO—Polandia, Slovakia, Hongaria dan Rumania.
“Presiden dan menteri pertahanan telah memberi wewenang kepada militer Amerika Serikat untuk meningkatkan kesiapan kami jika kami harus memperkuat atau membantu sekutu NATO kami,” katanya, menekankan, bagaimanapun, bahwa AS tidak memiliki kehadiran militer permanen di Ukraina.
“Ada kontingen kecil penasihat dan pelatih AS dan NATO saat ini di Ukraina,” kata Milley. “Amerika Serikat tidak memiliki sistem senjata tempur ofensif, atau pasukan permanen, atau pangkalan di Ukraina.”
Awal pekan ini, Pentagon menempatkan 8.500 tentara Amerika dalam "siaga tinggi" untuk mengantisipasi kekerasan di Eropa Timur. Presiden Joe Biden telah mengesampingkan konfrontasi militer dengan Rusia atas Ukraina, sebaliknya mengancam akan menjatuhkan sanksi besar-besaran jika Moskow memutuskan untuk bergerak secara militer terhadap tetangganya.
Namun, presiden AS mengatakan Washington akan menghormati "kewajiban suci" kepada sekutu NATO-nya, yang dengannya ia memiliki pakta pertahanan kolektif.
Jenderal Milley mencatat bahwa Ukraina berbatasan dengan empat anggota NATO—Polandia, Slovakia, Hongaria dan Rumania.
“Presiden dan menteri pertahanan telah memberi wewenang kepada militer Amerika Serikat untuk meningkatkan kesiapan kami jika kami harus memperkuat atau membantu sekutu NATO kami,” katanya, menekankan, bagaimanapun, bahwa AS tidak memiliki kehadiran militer permanen di Ukraina.
“Ada kontingen kecil penasihat dan pelatih AS dan NATO saat ini di Ukraina,” kata Milley. “Amerika Serikat tidak memiliki sistem senjata tempur ofensif, atau pasukan permanen, atau pangkalan di Ukraina.”
(min)
Lihat Juga :