Pengamat: Perang Udara, Rusia Lebih Superior dari Ukraina

Rabu, 26 Januari 2022 - 23:21 WIB
loading...
Pengamat: Perang Udara,...
Jet tempur Su-27 Ukraina versus jet tempur Su-35 rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Militer Ukraina telah berbenah sejak Rusia berhasil merebut Crimea pada tahun 2014. Namun dengan pasukan dan peralatan yang lebih terlatih, kekurangan dalam kemampuan udaranya membuat Kiev rentan terhadap pasukan yang dipimpin Moskow.

Dengan bantuan NATO dan Amerika Serikat (AS), Ukraina telah memodernisasi tank, kendaraan lapis baja, dan sistem artilerinya. Peralatannya sekarang termasuk Humvee, kapal patroli, sistem radar, dan rudal anti-tank Javelin.

Kiev sekarang dapat menurunkan 150 ribu pasukan siap tempur, dibandingkan dengan hanya 6.000 delapan tahun lalu.

Dengan ketakutan bahwa pasukan massal Rusia di perbatasan Ukraina dapat mengakibatkan serangan, sebuah jajak pendapat pada bulan Desember oleh Institut Sosiologi Internasional Kiev juga menunjukkan sepertiga dari Ukraina akan melakukan perlawanan bersenjata terhadap aksi militer yang dipimpin Moskow.

Namun terlepas dari personel ekstra Ukraina, perangkat keras dan tidak kekurangan kemauan, superioritas Rusia di udara merupakan lawan yang efektif untuk keuntungan modernisasi tersebut.

Baca juga: Jika Terjadi Perang, Ini Peta Kekuatan Militer Ukraina dan Rusia

“Ada kesenjangan kemampuan yang parah, terutama dalam hal pertahanan udara,” kata Gustav Gressel, anggota senior kebijakan di Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri (ECFR).

"Angkatan udara tidak digunakan dalam perang Donbas," imbuhnya, mengacu pada permusuhan di Ukraina timur antara pasukan pimpinan Kiev dan separatis dukungan Moskow yang dipicu oleh pencaplokan Crimea.

"Mereka kekurangan dana dan semua uang digunakan untuk memodernisasi pasukan darat, yang diperlukan untuk membendung gelombang di Donbas," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Demonstran Bakar Diri...
Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!
Rekomendasi
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
Pemprov DKI Telusuri...
Pemprov DKI Telusuri Lahan Warga Pinggir Rel Pejompongan yang Terancam Digusur, Pramono: Saya Ingin Memanusiakan Orang
Berita Terkini
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved