Kunjungan Mewah Taliban ke Norwegia Dianggap Hamburkan Dana Rp11 Miliar
Senin, 24 Januari 2022 - 14:53 WIB
loading...
A
A
A
Kunjungan tersebut memicu kritik keras bahkan dari sekutu Norwegia.
Juru bicara luar negeri Partai Liberal-Konservatif Denmark Venstre, Michael Aastrup Jensen, menyebutnya "sepenuhnya salah" dan menyamakannya dengan "kejutan granat".
"Ini mengirimkan sinyal terburuk yang pernah ada. Ini adalah kemenangan PR besar bagi Taliban yang menginginkan pengakuan dari berbagai negara," ujar Aastrup Jensen kepada Radio Denmark.
"Ini adalah ejekan langsung bahwa negara NATO masuk dan bernegosiasi dengan mereka yang telah membunuh begitu banyak warga sipil Afghanistan dan paling tidak adalah penyebab dari banyak tentara NATO yang tewas. Pemerintah mengolok-olok banyak korban dan yang tewas dalam konflik ini," papar Aastrup Jensen kepada Radio Denmark.
Taliban mengambil kendali penuh atas Afghanistan setelah penarikan tiba-tiba pasukan AS dan sekutu yang menandai berakhirnya perang 20 tahun di sana.
Perang Afghanistan adalah yang terpanjang dan paling mahal dalam sejarah Amerika modern dan yang mengakibatkan ratusan ribu orang tewas dari kedua belah pihak.
Juru bicara luar negeri Partai Liberal-Konservatif Denmark Venstre, Michael Aastrup Jensen, menyebutnya "sepenuhnya salah" dan menyamakannya dengan "kejutan granat".
"Ini mengirimkan sinyal terburuk yang pernah ada. Ini adalah kemenangan PR besar bagi Taliban yang menginginkan pengakuan dari berbagai negara," ujar Aastrup Jensen kepada Radio Denmark.
"Ini adalah ejekan langsung bahwa negara NATO masuk dan bernegosiasi dengan mereka yang telah membunuh begitu banyak warga sipil Afghanistan dan paling tidak adalah penyebab dari banyak tentara NATO yang tewas. Pemerintah mengolok-olok banyak korban dan yang tewas dalam konflik ini," papar Aastrup Jensen kepada Radio Denmark.
Taliban mengambil kendali penuh atas Afghanistan setelah penarikan tiba-tiba pasukan AS dan sekutu yang menandai berakhirnya perang 20 tahun di sana.
Perang Afghanistan adalah yang terpanjang dan paling mahal dalam sejarah Amerika modern dan yang mengakibatkan ratusan ribu orang tewas dari kedua belah pihak.
(sya)
Lihat Juga :