Jerman Tolak Permintaan Senjata, Ukraina Kecewa
Minggu, 23 Januari 2022 - 07:58 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengumumkan minggu ini bahwa Inggris akan memberi Ukraina senjata dan pelatihan pertahanan lapis baja ringan. Baik AS maupun Inggris tidak mengatakan mereka akan menyediakan pasukan.
Baca juga: Terus Memanas, Inggris Kirim Pasukan Elit dan Ribuan Senjata Anti-Tank ke Ukraina
Negara-negara anggota NATO asal Baltik macam Estonia, Latvia, dan Lithuania, semuanya mengatakan akan mengirim senjata ke Ukraina.
Rusia telah membantah memiliki rencana untuk menyerang Ukraina dan sedang menunggu tanggapan tertulis AS terhadap tuntutan keamanannya yang mencakup jaminan bahwa Kiev tidak akan pernah bergabung dengan aliansi tersebut.
Terkait hal ini, Lambrecht mengatakan permintaan Moskow adalah "garis merah" untuk aliansi tersebut. Ia mengatakan tidak ada hak veto Rusia untuk keanggotaan NATO.
Namun, di luar ini, katanya, ada kesiapan dari Barat untuk berbicara dengan Rusia dan mempertimbangkan kepentingannya.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada hari Jumat memberikan kesan akan ada pembicaraan lebih lanjut Washington dengan Moskow yang bertujuan untuk menenangkan ketegangan.
Baca juga: Rusia Keukeuh Minta NATO Setop Ekspansi ke Eropa Timur
Baca juga: Terus Memanas, Inggris Kirim Pasukan Elit dan Ribuan Senjata Anti-Tank ke Ukraina
Negara-negara anggota NATO asal Baltik macam Estonia, Latvia, dan Lithuania, semuanya mengatakan akan mengirim senjata ke Ukraina.
Rusia telah membantah memiliki rencana untuk menyerang Ukraina dan sedang menunggu tanggapan tertulis AS terhadap tuntutan keamanannya yang mencakup jaminan bahwa Kiev tidak akan pernah bergabung dengan aliansi tersebut.
Terkait hal ini, Lambrecht mengatakan permintaan Moskow adalah "garis merah" untuk aliansi tersebut. Ia mengatakan tidak ada hak veto Rusia untuk keanggotaan NATO.
Namun, di luar ini, katanya, ada kesiapan dari Barat untuk berbicara dengan Rusia dan mempertimbangkan kepentingannya.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada hari Jumat memberikan kesan akan ada pembicaraan lebih lanjut Washington dengan Moskow yang bertujuan untuk menenangkan ketegangan.
Baca juga: Rusia Keukeuh Minta NATO Setop Ekspansi ke Eropa Timur
(ian)
Lihat Juga :