Kisah El Chapo Jadi Pecandu Seks di Penjara: Tiduri Wanita Sebanyak Mungkin

Sabtu, 22 Januari 2022 - 16:23 WIB
loading...
Kisah El Chapo Jadi...
Bos kartel narkoba Sinaloa, Meksiko, Joaquín El Chapo Guzmán Loera menjadi pecandu seks ketika pertama kali masuk penjara di Meksiko. Foto/REUTERS
A A A
MEXICO CITY - Ketika bos kartel narkoba Sinaloa, Meksiko, Joaquín " El Chapo " Guzmán Loera, dijebloskan ke penjara untuk pertama kalinya, dia mengubah dirinya menjadi raja koloni tahanan. Dia memesan makanan, narkoba dan banyak wanita sesuai permintaan.

“Selama bertahun-tahun di [penjara] Puente Grande, El Chapo adalah pecandu narkoba dan seks,” tulis wartawan Meksiko, Anabel Hernandez, dalam buku berjudul “Emma and the Other Narco Women” (Penerbitan Grijalbo), yang akan diterbitkan pada 25 Januari 2022.

Baca juga: Polisi Ini Dipenjara karena Rekam 51 Wanita Telanjang dengan Kamera Mata-mata

Dia menambahkan bahwa El Chapo bersaing dengan sesama tahanan; Hector Luis Palma Salazar, yang juga seorang pengedar narkoba Sinaloa. Mereka bersaing dalam hal siapa yang bisa bertahan paling lama selama tindakan seksual dan siapa yang bisa mengumpulkan jumlah pasangan terbanyak.

“Mereka membawa pelacur dari luar, dan jika itu tidak memungkinkan, mereka membayar perawat, petugas kebersihan, dan juru masak yang bekerja di sistem [lembaga] pemasyarakatan,” tulis Hernandez, yang dilansir New York Post.

Para pria juga berhubungan seks dengan tahanan wanita yang ditahan di bagian fasilitas pria.

Di antara kekasih El Chapo adalah Zulema Yulia Hernandez (23) yang menjalani hukuman karena perampokan.

El Chapo, yang saat itu adalah ayah lima anak yang sudah menikah, membuat Zulema hamil setidaknya dua kali dan mengatur agar dia melakukan aborsi di penjara.

Sementara itu, El Chapo memerintahkan agar seorang tahanan wanita yang tidak disebutkan namanya yang menolak keinginannya dipukuli dan diperkosa dengan kejam.

Anabel Hernandez menulis bahwa gembong narkoba juga memiliki makanan dari restoran Meksiko terbaik yang dikirim ke selnya, serta—mungkin tidak mengejutkan, mengingat persaingannya dengan Salazar—adalah Viagra.

El Chapo, yang memulai kehidupan kriminalnya pada 1970-an sebagai pengemudi penyelundup narkoba Miguel Angel Felix Gallardo, dijebloskan ke penjara pada 1993 karena perannya dalam pembunuhan Kardinal Juan Jesus Posadas Ocampo, yang ditembak mati di tempat parkir bandara internasional di Guadalajara.

Kardinalitu terjebak dalam baku tembak antara para pengedar narkoba yang bersaing dan dia dikira sebagai gembong narkoba.

Di penjara, tulis Anabel Hernandez, El Chapo mampu membayar gaya hidupnya berkat suntikan uang tunai secara teratur dari sepupunya, pengedar narkoba Arturo Beltran Leyva.

Menurut buku itu, dia juga menyuap penjaga federal di penjara keamanan tinggi Puente Grande di Jalisco.

Pemimpin kartel melarikan diri pada Januari 2001. Versi resminya adalah dia meninggalkan penjara dengan gerobak cucian, tetapi, menurut Henandez, El Chapo meninggalkan gedung dengan berpakaian seperti polisi dengan keterlibatan banyak otoritas federal.

Pada tahun 2019, dia dijatuhi hukuman seumur hidup atas tuduhan perdagangan narkoba di Amerika Serikat dan menjalani hukuman seumur hidup di penjara dengan keamanan maksimum di Colorado, di mana mungkin Viagra tidak tersedia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Meksiko, 10 Tewas, Termasuk 6 Orang Sekeluarga
Eks PM Thailand Thaksin...
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara, Korupsi tapi Dihukum Ringan
2 Perempuan Kembar Ini...
2 Perempuan Kembar Ini Lahir Berselang Beberapa Menit, tapi Memiliki Ayah yang Berbeda
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Afsel ke Babak 32 Besar
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
PBB: Israel Hancurkan...
PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup
Rekomendasi
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Berita Terkini
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved