Terseret Tsunami, 'Aquaman' dari Tonga Ini Selamat Setelah Berenang 27 Jam
Kamis, 20 Januari 2022 - 16:39 WIB
loading...
Lisala Folau bersama sejumlah penduduk Pulau Atata di Nukualofa, Tonga, Tabu (19/1/2022). Foto/Reuters
A
A
A
WELLINGTON - Seorang pria Tonga berusia 57 tahun dijuluki sebagai "Aquaman" di dunia nyata setelah selamat dari tsunami dahsyat Sabtu (15/1) lalu, yang menyeretnya ke tengah laut. Pria bernama Lisala Folau itu mengaku berenang selama sekitar 27 jam untuk kembali ke daratan.
Letusan gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai pada Sabtu lalu menewaskan sedikitnya tiga orang dan mengirim gelombang tsunami bergulir di seluruh kepulauan, merusak desa-desa, resor dan banyak bangunan dan melumpuhkan komunikasi di negara berpenduduk sekitar 105.000 orang tersebut.
Baca Juga: Letusan Gunung Berapi Setara 500 Bom Hiroshima, Orang-orang Tonga Menjadi Tuli
Lisala Folau, yang tinggal di pulau kecil terpencil Atata yang berpenduduk sekitar 60 orang, dalam wawancara radio dengan agensi media Tonga, Broadcom Broadcasting - mengaku tersapu ke laut ketika ombak menghantam daratan pada hari Sabtu sekitar pukul 19.00 waktu setempat.
Folau mengatakan dirinya sedang mengecat rumah ketika diberitahu tentang tsunami oleh saudaranya. Namun, Folau tak sempat menyelamatkan diri karena tak lama ombak datang menghantam ruang duduk rumahnya.
Dia sempat memanjat pohon untuk menyelamatkan diri, tetapi saat turun gelombang besar lain menyeretnya ke tengah laut. Pria 57 tahun itu mengatakan dia cacat dan tidak bisa berjalan dengan baik.
"Saya hanya terombang-ambing, dihantam ombak besar yang terus datang," katanya kepada stasiun radio seperti dilansir Reuters, Kamis (20/1/2022).
Letusan gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai pada Sabtu lalu menewaskan sedikitnya tiga orang dan mengirim gelombang tsunami bergulir di seluruh kepulauan, merusak desa-desa, resor dan banyak bangunan dan melumpuhkan komunikasi di negara berpenduduk sekitar 105.000 orang tersebut.
Baca Juga: Letusan Gunung Berapi Setara 500 Bom Hiroshima, Orang-orang Tonga Menjadi Tuli
Lisala Folau, yang tinggal di pulau kecil terpencil Atata yang berpenduduk sekitar 60 orang, dalam wawancara radio dengan agensi media Tonga, Broadcom Broadcasting - mengaku tersapu ke laut ketika ombak menghantam daratan pada hari Sabtu sekitar pukul 19.00 waktu setempat.
Folau mengatakan dirinya sedang mengecat rumah ketika diberitahu tentang tsunami oleh saudaranya. Namun, Folau tak sempat menyelamatkan diri karena tak lama ombak datang menghantam ruang duduk rumahnya.
Dia sempat memanjat pohon untuk menyelamatkan diri, tetapi saat turun gelombang besar lain menyeretnya ke tengah laut. Pria 57 tahun itu mengatakan dia cacat dan tidak bisa berjalan dengan baik.
"Saya hanya terombang-ambing, dihantam ombak besar yang terus datang," katanya kepada stasiun radio seperti dilansir Reuters, Kamis (20/1/2022).
Lihat Juga :