Posting Karikatur Nabi Muhammad di WhatsApp, Wanita Ini Divonis Gantung

Kamis, 20 Januari 2022 - 12:16 WIB
loading...
Posting Karikatur Nabi...
Wanita Muslim di Pakistan dijatuhi hukuman gantung karena memposting karikatur Nabi Muhammad sebagai status WhatsApp-nya. Foto/REUTERS
A A A
ISLAMABAD - Seorang wanita Muslim telah dijatuhi hukuman mati dengan metode gantung di Pakistan. Musababnya, dia mem-posting karikatur Nabi Muhammad sebagai status WhatsApp-nya.

Aneeqa Ateeq (26) ditangkap pada Mei 2020. Menurut pengadilan, dia didakwa mem-posting materi penistaan agama sebagai status WhatsApp.

Baca juga: Inilah Giri, Biksu Hindu yang Serukan Genosida Muslim India

Ketika temannya mendesaknya untuk menghapusnya, dia malah mengirim materi itu kepadanya.

Penistaan agama adalah tindakan yang dapat dihukum mati di Pakistan yang berpenduduk mayoritas Muslim, meskipun eksekusi tidak pernah dilakukan untuk kejahatan tersebut.

Karikatur yang menggambarkan Nabi Muhammad dilarang dalam Islam.

Vonis terhadap Ateeq diumumkan pada hari Rabu di kota garnisun Rawalpindi.

Pengadilan, seperti dikutip The Guardian, Kamis (20/1/2022), memerintahkan dia untuk digantung di lehernya hingga meninggal. Dia juga dijatuhi hukuman penjara 20 tahun.

Hingga 80 orang diketahui dipenjara di Pakistan atas tuduhan penistaan agama—setengahnya menghadapi hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati—menurut Komisi Kebebasan Beragama Internasional Amerika Serikat.

Pakistan memiliki undang-undang penistaan agama yang ketat yang membawa hukuman mati bagi orang-orang yang menghina Nabi Muhammad, agama Islam, Alquran atau orang-orang suci tertentu.

"Siapa pun dengan kata-kata, baik lisan atau tertulis, atau dengan representasi yang terlihat atau dengan tuduhan, sindiran, atau apa pun, secara langsung atau tidak langsung, mencemarkan nama suci Nabi Suci Muhammad (SAW) akan dihukum mati, atau penjara seumur hidup, dan juga akan dikenakan denda," bunyi bagian dari undang-undang tersebut.

Tapi tidak ada yang pernah dieksekusi di bawah undang-undang penistaan agama di Pakistan karena pengadilan yang lebih tinggi telah menolak atau meringankan hukuman tersebut.

Undang-undang tersebut telah lama dikritik oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia karena dianggap tidak jelas dan disalahgunakan secara luas untuk mendiskriminasi kelompok minoritas agama di negara mayoritas Muslim itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Berita Terkini
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved