Ratusan Tas Mewah Istri Najib Rusak di Tangan Polisi yang Menyitanya

Kamis, 11 Juni 2020 - 13:30 WIB
loading...
Ratusan Tas Mewah Istri...
Kotak-kotak berisi tas mewah koleksi istri mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor, saat disita polisi Malaysia 2018. Foto/Straits Times
A A A
KUALA LUMPUR - Ratusan tas tangan mewah koleksi Rosmah Mansor, istri mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak , rusak setelah disita polisi. Barang-barang bermerek itu ditandai spidol "tinta ajaib" oleh petugas polisi yang menyita.

Sebanyak 284 tas tangan dan 72 dompet mewah disita dari sebuah apartemen yang terkait Najib tahun 2018. Sebagian besar benda itu milik Rosmah. Tas-tas itu disita dalam penggerebekan terkait dugaan skandal korupsi 1Malaysia Development Bhd (1MBD).

Pengadilan Tinggi di Malaysia mendengar kesaksian tentang kerusakan barang-barang sitaan tersebut.

Pengacara Tan Sri Muhammad Shafee Abdullah, yang mewakili Najib Razak, mengatakan kepada pengadilan bahwa polisi ceroboh saat menangani tas tangan meskipun mengetahui nilainya dan langsung menandainya dengan "tinta ajaib".

"Tidak ada rasa hormat sama sekali terhadap barang-barang itu. Tas tangan itu bernilai jutaan dan begitulah cara mereka memperlakukannya," katanya pada Rabu, seperti dikutip Straits Times, Kamis (11/6/2020). (Baca: Mantan PM Malaysia Najib Razak Terbebas dari Jeratan Korupsi )

Kerusakan tas-tas tersebut disadari oleh Rosmah Mansor dan pengacaranya selama pemeriksaan sebelumnya di Bank Negara pada 22 Februari untuk gugatan terpisah.

Masalah tersebut diangkat oleh Tan Sri Shafee ketika dia mengajukan permintaan untuk memeriksa barang-barang yang disita oleh polisi dari unit apartemen yang dimiliki oleh Obyu Holdings setelah pemerintahan Najib kalah dalam pemilihan umum 2018.

Permintaan tersebut terkait dengan tuntutan ganti rugi pemerintah terhadap Obyu Holdings.

Shafee juga mengklaim bahwa polisi gagal mengikuti prosedur ketika mereka melakukan penyitaan.

Namun, Wakil Jaksa Penuntut Umum Faten Hadni Khairuddin mengatakan itu adalah tuduhan serius terhadap polisi. Dia menambahkan bahwa barang-barang itu disimpan di brankas di Bank Negara dan hanya dapat diakses oleh personel yang berwenang.

Jaksa mengajukan keberatan atas permintaan pengacara tersebut dengan alasan bahwa barang-barang tersebut melibatkan nilai tinggi serta kekhawatiran tentang keamanannya.

Setelah mendengar permintaan tersebut, hakim Pengadilan Tinggi Muhammad Jamil Hussin mengabulkan permintaan Najib untuk memeriksa barang-barang di hadapan pengacaranya.

Obyu Holdings dimiliki oleh Tan Sri Bustari Yusuf, adik Menteri Pekerjaan Datuk Seri Fadillah Yusof.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved